Kultivator Jiwa Modern
Risa, Liora, dan Gerry cuma bisa berdiri, nggak tahu harus ngomong apa.
Bara jalan pelan ke depan, melewati mereka, ngeliatin langit ungu yang mulai kembali biru.
“Langit nggak butuh dewa,” katanya pelan.
“Cuma butuh pendengar.”
Angin berhembus pelan, lembah terasa damai lagi.
Tapi di kejauhan, di balik kabut, ada sesuatu yang masih bergerak.
Siluet tinggi, mirip Bara, tapi lebih gelap, berdiri di atas gunung.
Hot Chapters