Bayangan Dibalik Cermin
“Ayo, sebelum sesuatu yang lebih buruk datang.”
Dengan berat hati, mereka melanjutkan langkah mereka. Suara pintu yang berderit terdengar dari belakang, membuat mereka semakin waspada.
“Ada yang mengikuti kita?” Budi berbisik, menoleh ke belakang.
“Jangan lihat ke belakang,” Rani memperingatkan, meski dia sendiri tidak bisa menahan diri untuk melihat. “Fokus saja pada jalan ke depan.”