Pendekar Pedang Darah
Bahkan tetua Duan Mu yang tengah melayang di udara pun harus turun terkena tekanan yang sangat ekstrim.
Hua Jin berjalan di udara, menjadikan udara sebagai pijakannya. Di setiap langkah kakinya, membuat udara tercerai-berai, seolah-olah ia berjalan di atas kaca yang tipis, retakan-retakan udara diiringi dengan suara, "Krak, Krak, Krak!"