Membuat buku non teks adalah petualangan kreatif yang bisa dimulai dengan memilih medium unik. Misalnya, aku pernah mencoba membuat 'buku' dari kain perca dengan cerita keluarga dijahit di setiap lembarannya. Prosesnya dimulai dengan sketsa ide di kertas, lalu mentransfernya ke kain menggunakan spidol fabric. Setiap halaman dibuat dengan teknik quilting, menambahkan lapisan kapas untuk dimensi. Bagian favoritku adalah menyulam detail kecil seperti ekspresi wajah atau simbol-simbol penting. Buku semacam ini menjadi warisan personal yang jauh lebih emosional daripada buku biasa.
Untuk yang suka eksperimen, coba gabungkan teknik mixed media. Aku membuat buku art journal menggunakan kertas watercolor sebagai dasar, lalu menambahkan collage dari koran bekas, stiker, bahkan daun kering. Dengan menggunakan lem archival dan pelapis transparan, hasilnya tahan lama. Kuncinya adalah memikirkan narasi visual - bagaimana elemen-elemen ini bercerita tanpa kata. Terakhir, jilid manual dengan teknik Japanese stab binding memberi sentuhan artisan yang memuaskan.