Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Koloni Betaverse

Koloni Betaverse

Wajahnya tampak senang mendapatkan teman minum kopi. Masih menatap tablet yang berdiri di meja, Andy mencicipi kuah di sendoknya. Bibirnya mengulum karena rasa nikmat. Dia merekomendasikan menunya kepada Pak Bob sebelum kembali menggulirkan berita. Sama sekali tidak ada gempa, pikirnya. Lagi pula posisi Betaverse berada di Laut Jawa sebelah utara Tegal, yakni sebuah kota yang juga berada di pesisir utara Jawa, hanya letaknya lebih jauh ke timur daripada Jakarta. Artinya, seandainya gempa besar dan tsunami itu terjadi, kemungkinan besar alarm sistem peringatan bencana sudah menyala ke seantero Betaverse.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai beta masih tunggu di tempat biasa
Baca
+Pustaka
Menunggu Bulan

Menunggu Bulan

' tanya Santo. "Bawa ke rumah sakit. Nanti kalau udah sembuh, boyongen. Ajak pulang ke rumah. Mungkin itu yang terbaik saat ini. Acara den Rayi besok, Le. Mbok takut den Rayi meninggalkan pelaminan malah nemui Raya." Mbok Yati kembali menangis.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai beta masih tunggu di tempat biasa
Baca
+Pustaka
Tanpa Restu

Tanpa Restu

Selesai berbincang dengan ibu aku membersihkan diri dan anakku dikamar mandi. Setelah mandi dan tubuh merasa segar, ibu datang kekamarku untuk memberitahu bahwa Billy ada didepan rumah menungguku. Menungguku? Untuk apa? Aku meninggalkan anakku yang sedang bermain dengan mainanya dikamar. Kemudian menghampiri Billy, didepan rumah. Aku membuka pintu utama, kulihat Billy duduk dikursi dengan penampilan kerennya yang mengenakan kemeja biru muda dan celana hitam panjang dengan Rambut tertata rapih. Tampan sekali...
4.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai beta masih tunggu di tempat biasa
Baca
+Pustaka
Tanpa Status

Tanpa Status

ucap Nico, "kau chat alamat apartemenmu nanti aku datang jam sebelas." "Baiklah, nanti aku chat alamatnya." *** Jessica duduk di depan meja riasnya, ia tampak begitu cantik dengan dress berbahan sifon berwarna coklat. Tak cukup dengan itu, ia pun mengulas make up di wajah jelitanya dengan semangat. Sempurnah, ia melihat puas dirinya di cermin. Tidak lama kemudian handphone-nya berdering, tanda ada panggilan telepon masuk.
103.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai beta masih tunggu di tempat biasa
Baca
+Pustaka
TERNYATA IBUKU TAK IKUT LIBURAN

TERNYATA IBUKU TAK IKUT LIBURAN

Apa yang akan mbak Nani lakukan pada Tari nanti. Jangan lupa like, komen dan subcribe.🍔🍔🍔🍔
1015.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 579 kali sebagai beta masih tunggu di tempat biasa
Baca
+Pustaka
Tak Lagi Punya Tempat Pulang

Tak Lagi Punya Tempat Pulang

Ternyata, selama terbang ke tempat lebih tinggi, langit mendung juga bisa berubah menjadi cerah. Tiga jam lebih kemudian, pesawat mendarat. Sahabatku, Rita Sudiro, menungguku di pintu keluar, wajahnya tertegun saat melihatku. "Clara, wajahmu …." Aku tertawa. "Nggak apa-apa, aku nggak sengaja terbentur." "Mengenai proyek itu, mari kita bahas secara detail." Rita menatapku beberapa detik, lalu tidak bertanya apa-apa lagi.
4.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai beta masih tunggu di tempat biasa
Baca
+Pustaka
Terlalu Kaya dan Tampan

Terlalu Kaya dan Tampan

“Mana ibu Nadia?” Beta mengangkat tangan. Layar holografik menyala di udara. Gang sempit. Gerobak nasi kuning. Ibunya Nadia duduk, aman—untuk sekarang. Seorang pria berdiri jauh, bayangan. “Waktu berjalan,” kata Beta. “Seperti biasa.” Kevin mengepalkan tangan. Lantai di bawah kakinya berderak—lalu tenang lagi.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai beta masih tunggu di tempat biasa
Baca
+Pustaka
Terjebak Hasrat Terlarang Pria Ibu Kota

Terjebak Hasrat Terlarang Pria Ibu Kota

"Besok adalah waktu yang lebih tepat untuk kita berbicara sambil menunggu bayaran dari bosmu itu." Bita menunduk lesu. Ia tahu perkataan Gelar ada benarnya, strategi untuk mengamati reaksi Hendy adalah langkah yang cerdas. Namun, ia tak mampu jika harus menyewa kamar hotel sehari lagi. Uangnya benar-benar tinggal sedikit. "Kalau begitu aku akan menunggu di rumah kos saja," putus Bita. "Besok kita saling berkontak lagi."
9.72.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai beta masih tunggu di tempat biasa
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
Hayatun
Bagus kisahnya. Bita yang dari desa harus beradaptasi dengan kota jakarta yang penuh godaan dan keras. Jadi penasaran nanti bagaimana nasib bita di jakarta, dan akan menjadi apa. jangan putus cerita ya tor.
Nirmala AB
Bagus nih ceritanya. kok viewnya dikit banget ya? aplikasi harusnya bisa melirik tulisan berkualitas seperti ini agar bisa dikenal lebih banyak pembaca. bantu promoin lah. kan kalau laku, aplikasi juga dapet hasil.
Baca Semua Ulasan
Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz

Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz

Tatapan matanya lurus ke depan, dingin, stabil. Aura yang memancar darinya tidak meledak-ledak, namun cukup untuk membuat udara di sekitarnya terasa lebih berat. “Main seperti biasa,” ucapnya singkat. Tidak ada motivasi panjang. Tidak perlu. Tim ini sudah tahu apa yang harus mereka lakukan. Billy tersenyum kecil. “CHU A bakal habis-habisan.” Nathan menjawab datar, “Bagus.”
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai beta masih tunggu di tempat biasa
Baca
+Pustaka
KETIKA SANG BILIONER BANGUN DARI KOMA

KETIKA SANG BILIONER BANGUN DARI KOMA

“Maaf, aku jarang berkunjung. Tetapi, akan selalu ada untukmu.” Bianca mengangguk pelan, dadanya sedikit lega. Meski masalah rumah belum selesai, setidaknya ia punya tempat bercerita tanpa takut dihakimi. Jam dinding kantin berdentang, tanda istirahat hampir usai. Billy berdiri, merapikan jasnya. “Aku harus kembali ke rumah sakit. Kamu juga, jangan terlambat ke kelas.”
1067.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai beta masih tunggu di tempat biasa
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Aurora Aurora
Males sama Geo...!!! berarti jauh sblum nikah kontrak sama Bianca, Geo udah sering tidur BERTUKER PELUH SAMA AMARA....!!!! TERLEBIH GEO YG UDAH BENERAN UDAH NIKAH SAMA AMARA...!!! PASTI BERKALI-KALI...!!!! Mana katanya segala cara udah di coba buat Amara hamil, malah ga hamil2...!!! Biar kena Azab
Marlien Cute
Dapat notifikasi langsung otw baca. Sepertinya ceritanya seru,jadi penasaran dengan alur ceritanya. Semoga tidak angsat & ga bertele². Semangat Kak Author & Semoga Kak Author sehat selalu. Aamiin Allahumma Aamiin... ...
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status