Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rain

Rain

tanya Bibi Fetrin “Tidak ada Bi, Rain mau melihat kalian berlatih” Jawab Tania dengan senyum
9.130.1K viewsOngoingAdded to Library 602 Times as bibirnya
Read
+Library
Ancient Werewolves

Ancient Werewolves

Dengan kepuasan tersendiri, bibi berdiri dengan tersenyum bahagia setelah membuat orang untuk merelakan dirinya menjadi santapannya. “Seseorang akan menemukanmu di sini, tapi tenang saja ... kau tidak akan mati dan mendapatkan kesempatan kedua untuk mendapatkan orang yang lebih baik jika beruntung. Lupakan pria itu dan berbahagialah ...” ucap bibi yang mana bibirnya sudah seperti memakai lipstik yang terlalu banyak. Bibirnya terlalu merah karena itu adalah darah segar yang didapatkannya secara langsung. “Oh ya, namaku Opelia tapi panggil saja Guinea. Semoga mengingat namaku Nak.”
9.928.5K viewsCompletedAdded to Library 656 Times as bibirnya
Read
+Library
Berubahnya Istri Bodoh sang CEO

Berubahnya Istri Bodoh sang CEO

Tapi siapa sangka, bukan itu alasan Alana merasa takut. Terra memaksakan senyumnya, lalu berkata,"Ah, Alana takut ya dengan Bibi? Tenang saja, Bibi datang hanya untuk menyapa saja kok, Oh iya! ini Bibi ada air mineral untukmu, Bibi tidak enak hanya beli satu makanya beli 4." Terra menyodorkan satu botol air mineral kepada Deferla, lalu kepada Alana dan Terakhir untuk Briant.
9.6129.8K viewsCompletedAdded to Library 2.6K Times as bibirnya
Show Reviews (20)
Read
+Library
Irwan Pratama
cringe pertama Krn si rodez gampang banget celap celup pdhl semenjak gozel kecelakaan bukannya dia nyadari KLO dach jatuh cinta...trs yg k 2 knp gozel g ngejelasin aj k rodez KLO ibunya sakit knp harus main sembunyi" dr rodez apalagi rodez hilang ingatan/trs LG d fase krisis kepercayaan
ani
Saya sangat suka alur yg seperti ini, sadar dan berubah karena tekad sendiri., masih orang yg sama bukan krn kemasukan jiwa lain... sekarang byk alur novel sadar krn kelahiran kembali atau mngkin transmigrasi ke dunia novel masuknke tubuh tokoh antagonis.. walaupun sybjuga suka alur spt itu.. hehe
Read All Reviews
Hati yang Tersakiti

Hati yang Tersakiti

Namun, dia berusaha menahan diri untuk tidak menunjukkan kekagetannya itu. “Hai, Alex dan Bianca,” seketika muncul suara cempreng nan menggelegar dari balik punggung Kiara. Kiara tahu suara itu. Dia adalah Bibi Lila, salah satu kerabat Keluarga Djaya yang cerewet. “Gimana kabar kalian?” Bibi Lila langsung mengambil gelas dari nampan yang dibawa Kiara. “Baik, Bi.” Jawab Bianca.
1038.5K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as bibirnya
Read
+Library
Malam Kelam Bersama Presdir

Malam Kelam Bersama Presdir

Pinta Sora. Bibi Rida menatap wajah Sora sengit. "Bibi gak merasa malu. Justru kau yang harusnya malu masih menampakkan batang hidungmu di hadapan orang-orang dengan perut buncitmu itu!" Sindir Bibi Rida dengan suara yang terdengar keras. Sora hanya bisa mengusap dada berharap dapat mengurai rasa sesak atas perkataan Bibi Rida. Sementara Bi Nina yang sudah sangat geram sampai mendorong tubuh Bibi Rida hingga wanita itu mundur beberapa langkah.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as bibirnya
Read
+Library
DENDAM IBU TIRI

DENDAM IBU TIRI

Tiba-tiba Tante Della pun datang menghampiri Mihran yang sedang dilanda kebingungan, kecemasan memikirkan nasib Eliza dan bayi yang dikandungnya. "Mihran, ada apa sih? Kok kamu nangis?" tanya Della. Della dan Mihran akhirnya duduk di sebuah kursi tunggu. Di sana, akhirnya Mihran mengungkapkan semuanya. "Tante kok ada di sini?" tanya Mihran. "Iya, Tante penasaran dengan hasil labnya Eliza, makanya Tante ke sini mau tanya langsung sama Ferry. Apa hasilnya, Mihran?" tanya Della.
5.58.5K viewsCompletedAdded to Library 228 Times as bibirnya
Read
+Library
Buruk Rupa

Buruk Rupa

gumam Allen berfikir. "Non Allen?" panggil seorang wanita paruh baya yang lumayan pendek. "Eh, Bibi? Kenapa Bi?" tanya Allen. "Bibi sudah siap bekerjanya. Non Allen kenapa kayak bingung gitu? Ada masalah Non?" tanyanya sembari duduk disamping Allen. "Nggak kok Bi. Aku nggak punya masalah yang serius. Allen hanya bingung aja, ini." ucap Allen sembari memberi Bibi melihat uang yang ia pegang dengan wajah yang cemberut.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as bibirnya
Read
+Library
BUKAN OB BIASA

BUKAN OB BIASA

Satu-satunya jawaban yang masuk akal cuma pak Fabian. Hanya Gira yang diam dan memiliki asumsi lain. Ia menebak jika orang itu adalah Adam dan kebetulan nama orang yang sedang dipikirkannya, baru saja datang. "Hei, kebetulan kalian berdua masih di sini! Aku membeli empat bungkus bebek panggang." Nadya cemberut dan melotot pada Adam, "Adam, kamu malah ninggalin aku?" "Hahaha, kan sudah ada Gira dan Shiren. Aku beliin bebek panggang kesukaanmu." Ujar Adam tertawa santai.
9.1171.7K viewsOngoingAdded to Library 5.0K Times as bibirnya
Read
+Library
Pena Ajaib

Pena Ajaib

tanya Bintang pada pemilik warung saat dirinya tidak melihat adanya Ocin “Toilet Den,” jawab bapak pemilik warung lantas kembali masuk ke dalam. “Cie... baru bertemu tadi pagi, sudah kangen saja sama si Babu,” ledek Toni. “Sembarangan! Gue takutnya dia balik lagi ke rumah atau nekat masuk kelas,” terka Bintang kemudian mulai menyantap sarapannya.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as bibirnya
Read
+Library
Bilur Bulir Bertaut

Bilur Bulir Bertaut

"Iya, tadi kamu sudah bilang." Naomi tersenyum selebar mungki "Pesan pizza, yuk." Vino langsung terkekeh kecil. Naomi segera menunjukkan layar ponselnya. "Lihat. Banyak promo." Vino membaca sekilas. "Mau pesan apa? Hawaiian?" Naomi langsung memasang wajah datar. "Jangan." "Kenapa?" "Nanas itu buah. Jangan diletakkan di pizza. Itu perdebatan internasional, loh."
1.3K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as bibirnya
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status