Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Penguasa Pedang

Penguasa Pedang

img:first-child]:pt-0 *:[img:first-child]:rounded-t-xl *:[img:last-child]:rounded-b-xl shadow rounded-md ring-1 ring-foreground/20 fix-size fix-edge chapter-theme" data-slot="card" data-size="default" data-variant="default"> "Hmph! Apa yang istimewa dari sepuluh besar Peringkat Xuanzun? Biarkan mereka membunuh binatang iblis emas dan lihat apa yang terjadi!"
1014.2K viewsOngoingAdded to Library 453 Times as big x
Read
+Library
BATARI

BATARI

Adrian berhenti tepat di depannya— Batari mencium campuran tembakau dan alkohol, panas napas yang tidak seharusnya dibagikan pada orang asing. “Adrian.” Suara Victoria memotong, tanpa emosi. “Jangan membuat masalah.” “Masalah?” Adrian tertawa pelan. “Aku cuma menyambut keluarga.” “Jauhkan tatapanmu,” sebuah suara lain menyela, manis tapi menyakitkan. “Dia terlihat menjijikkan dengan baju murah itu.”
10578 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as big x
Read
+Library
EX to NEXT 21+

EX to NEXT 21+

ujar Bianca seraya mengambil beberapa kotak cokelat dari rak dan meletakkannya di troli belanjaannya. “Kurasa dia masih menyukaimu,” kata Peter. Bianca tersenyum menanggapinya. “Omong-omong, di mana kau bekerja?” “Aku seorang Financial advisor di Actividdades Constructivo,” jawab Peter. “Wow, itu perusahaan besar,” kata Bianca dan tak menyembunyikan kekaguman, “pastinya tidak mudah masuk ke perusahaan itu.” Peter mengedikkan bahunya dengan santai. “Aku hanya sedang beruntung,” jawabnya seraya mengambil sebuah kotak cokelat. “Cokelat apa yang paling kau suka?”
10133.6K viewsCompletedAdded to Library 4.8K Times as big x
Read
+Library
BANGKIT

BANGKIT

omelnya. Bisma mencari hadiah untuk Aini sesuai perintah Arga, ia datang ke toko kado dimana ia bisa memilih hadiah yang akan diberikan. Pilihan Bisma jatuh pada boneka Boba yang cukup besar berwarna coklat, tidak tahu mengapa ia tertarik dengan boneka itu. "Mbak tolong boneka yang ini satu," pintanya pada penjaga toko. Setelah mendapatkan hadiah untuk Aini ia bergegas kembali ke kantor, dan nantinya ia akan bertanya pada sang Papa dimana mereka akan merayakan ulang tahun Aini.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as big x
Read
+Library
Bad Agreement

Bad Agreement

Atau ini caranya menunjukkan padaku betapa kaya dan berkuasanya dia. Sebenarnya siapa sebenarnya si Big Boss itu? Ingin aku mengubungi Julia, tapi aku gengsi kalau dia mengejekku bahwa aku tidak mengenal sang big boss, oh dia pasti akan membullyku. Biar saja, nanti juga aku akan bertemu dengannya. Kuedarkan pandanganku ke seluruh ruangan di dalam pesawat, oh... ini luar biasa, aku tidak menyangka ada ruangan sebesar ini di dalam pesawat.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 170 Times as big x
Read
+Library
DIA

DIA

tanya Suci. Almira melongo menatap Suci dengan tatapan bertanya, "Al, belum lihat kok Bu, masa luas?" "Iya, sini coba lihat nih lima hekter lho mana ada bangunan rumahnya juga." "Puji Tuhan ya Bu. Rejeki buat jabang bayi ini."
109.4K viewsCompletedAdded to Library 196 Times as big x
Read
+Library
Bicara

Bicara

kata Bian sambil mengelus telinganya dan memakai helmnya. "Dasar, motor modus! Tinggi banget sih, jok motornya! Kamu nggak pengen ganti motor yang lebih pendek, Bi?" tanya Misell sembari menahan senyumnya. Bian hanya tersenyum mendengar perkataan Misell. Senyum itu bisa Misell lihat melalui kaca spion sepeda motor. Tanpa disadari, akhirnya bibir Misell juga ikut tersenyum. *****
7.6K viewsOn holdAdded to Library 288 Times as big x
Read
+Library
BI-LA

BI-LA

“Sama Mia.” Bita menggeleng, “Kalau Mia yang ngomong berarti besar kemungkinannya itu benar.” Kara mengangguk, “Iya. Lo kan tau gimana pakem-nya si Mia. Kalau dia bohong mungkin Dunia ganti nama jadi Dunya.”
2.5K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as big x
Read
+Library
Groot!!

Groot!!

I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot!I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot!I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot!I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot!I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot!I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot!I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot!
2.2K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as big x
Read
+Library
HEAVY

HEAVY

“Lebay banget! Kamu gak bakal mati tinggal di Jakarta, masih banyak pohon untuk menghasilkan oksigen. Lagian kalau kamu gak bisa napas, uang kamu kan banyak buat beli tabung oksigen.” “Ren, gak lucu. Lagian ya, kalau ada oksigen gratis di Bali, kenapa aku harus keluarin uang buat beli tabung oksigen di Jakarta?” “Duh pusing ya bicara sama pembisnis, logikanya luas banget.” Tara tersenyum mendengar ucapan Renata barusan. “Ren,” “Apa?” “Satu tambah satu berapa?” “Gak lulus sekolah ya? Gitu aja gak tau.”
103.4K viewsOngoingAdded to Library 130 Times as big x
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status