Menikah dengan Pria Buruk Rupa, Ternyata Dia ....
"Mereka membalas sapaanku dengan melambaikan tangan dan juga senyum yang menawan.
Sesampainya di rumah, aku langsung memindahkan lontong ke dalam mangkuk. Kemudian, aku hidangkan di meja makan untuk disantap semua orang.
Untuk Bi Marni dan Pak Tarmin, aku simpan di meja yang ada di dapur, karena mereka selalu menolak makan bersama di meja makan.
"Beli lontong, Ra?" tanya Mama yang datang ke ruang makan.
"Iya, Mah. Aku bingung mau masak apa, jadinya beli, deh."
"Yasudah, gak apa-apa. Kita, tuh punya asisten rumah tangga, loh. Tapi, kamu selalu saja sibuk mikir makan apa dan menu apa buat hari ini. Aneh, Mama sama kamu."
Hot Chapters