Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bloody Revenge

Bloody Revenge

“Kalau mau cerita atau curhat, kamu bisa cerita ke Ibu. Anggap Ibu seperti kakakmu sendiri.” Siswi itu menatap ke arah Farizka. Sorot matanya tajam. Bola matanya berwarna hijau kebiru-biruan. Bukan karena softlens, melainkan asli. Gadis itu menyandarkan kepalanya di bahu Farizka. Aroma parfum yang berbau bunga-bungaan tadi jelas sekali. Kali ini, Farizka tidak salah. Aroma itu bukan dari wangi melati, kenanga, maupun kemboja, melainkan kantil. Ya, bau bunga kantil.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai blue summer
Baca
+Pustaka
Last Flower

Last Flower

Saat terik matahari pagi masih terasa hangat begitu menggelora, seorang pemuda berdiri pada sisi jalan raya, ia tampak gelisah. Pandangannya terus mengawasi ujung jalan, berharap sebuah angkutan umum segera muncul dari sana. Ia mengenakan seragam dengan kemeja berwarna putih dan celana pendek biru tua. Persis di atas saku depan kemejanya tertulis sebuah nama, Bayu Sonaf. Sepatu hitam dengan kaos putih sangat pas di kakinya, membawa ransel yang cukup besar di punggungnya, lengkap dengan topi yang berwarna sama dengan celananya, semuanya terlihat masih baru.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai blue summer
Baca
+Pustaka
Broken Flower

Broken Flower

Langit di atas hutan Castelbuono berwarna biru cerah, cahaya matahari yang lembut menerobos dedaunan, menciptakan permainan bayangan di atas tanah. Angin sepoi-sepoi membawa aroma pinus dan dedaunan yang segar. Grassiela berjalan dengan langkah ringan, rambut berwarna karamelnya diikat ekor kuda dan berkibar lembut di bawah pepohonan bersama apron merah muda yang menghiasi dress putih polosnya.
1011.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 279 kali sebagai blue summer
Baca
+Pustaka
Black Light

Black Light

Kemudian, dia melepaskan energi tersebut yang tampak seperti kabut hitam tipis dan mengenai beberapa orang yang berjalan di sekitarnya. Orang-orang tersebut tak sempat berteriak seakan kabut hitam itu membekap mulut dan mencekik mereka kemudian jatuh ke tanah, tubuh mereka mulai mengeluarkan kristal jiwa yang berkilauan. Rue memandang mereka dengan mata yang dingin dan tidak peduli. "Hmmm, terasa sedikit menyenangkan" Kata Rue kepada dirinya sendiri. "Akan kucicipi sekali lagi rasa kristal jiwa ini."
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai blue summer
Baca
+Pustaka
Sweet Coffee

Sweet Coffee

Aku berjalan mendahului Henry namun dia dengan cepat mengikutiku dan berdiri di sampingku. “Mau pesan Takoyaki? Rekomendasi hari ini Takoyaki cumi-cumi dan keju. Anda mau mencobanya?” salah seorang asisten penjual menghampiriku dengan penuh ramah-tamah. Aku mengangguk menyetujui rekomendasi tersebut, “boleh. Untuk satu orang.” Asisten penjual tersebut tersenyum, “anda memiliki kupon?”
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai blue summer
Baca
+Pustaka
The Blue Blood

The Blue Blood

sampai kah aku harus berdusta seperti ini? Elsa menatap jauh ke depan, menatap langit biru yang nampak begitu cerah pagi ini. Jendela itu begitu bersih tanpa cela, hingga birunya langit yang membentang pagi itu dapat terlihat dengan begitu jelas dan indah di matanya.
9.8162.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.7K kali sebagai blue summer
Tampilkan Ulasan (62)
Baca
+Pustaka
Selfie Hurtness
Hai... Apakabar semua? Semoga sehat selalu ya... Author ngerti kalau endingnya masih begitu 'gantung' ya karena memang sebenarnya masih ada lanjutannya kok. Hehehe Ini sedang proses ya, jadi diharapkan bersabar. Yang tanya lanjutannya gimana, yang jelas bakalan banyak banget kejutan yang biki
Pepi Arastya
Ceritanya bagus..... sdh 3kali baca tapi kok masih bikin nyesek, marah sama tokoh-tokohnya, esmosi, sebel, semua rasa jadi satu tp kok nggantung gitu lhooo. Bagus sich utk pembaca mau nerusin sendiri ending-nya gimana. Bagaimanapun trima kasih utk yg buat cerita ini dan sukses slalu ......
Baca Semua Ulasan
Under The Blue Light

Under The Blue Light

..... Keesokan harinya, ketika aku baru saja menyambungkan ponselku pada wifi restoran. Aku mendapatkan sebuah email yang mengejutkan. - From: Blue Light Entertaiment - Kepada : Elina Katarina - Subjek : Casting
106.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 253 kali sebagai blue summer
Baca
+Pustaka
Bunga Biru

Bunga Biru

“Awalnya hanya ingin mencari tempat yang tenang. Tapi kota ini terasa berbeda.” “Berbeda bagaimana?” “Saat pertama kali membuka pagar rumah yang saya sewa, seluruh pekarangannya dipenuhi bunga biru. Tidak banyak, tapi cukup untuk membuat saya berhenti beberapa detik. Rasanya seperti disambut tanpa kata.” Evelune terdiam. Bunga biru selalu punya makna yang tak bisa ia jelaskan pada orang lain. “Mungkin Fleur d’Azur,” katanya pelan. “Bunga liar yang tumbuh di tanah lembap dekat pesisir. Tidak banyak yang memperhatikannya, tapi ia selalu kembali.”
10512 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai blue summer
Baca
+Pustaka
BABY BLUES

BABY BLUES

Bersambung. .
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai blue summer
Baca
+Pustaka
7 Sumpah

7 Sumpah

Panas terik sangat menyengat, angin yang berhembus menerpa kulit terasa segar saat ini. Haidar duduk di 'Star Cafe' menikmati Ocean blue cafe, minuman ini berwarna biru seperti birunya lautan, dengan gelembung-gelembung yang diciptakan dari soda, es batu yang berenang-renang didalam gelasnya, serta sepucuk daun mint diatasnya. Tentu minuman segar jika dinikmati ditengah cuaca yang panas seperti ini.
9.95.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai blue summer
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status