Ah! Mantap, Sayang
Matanya menatap intens wajah Hazel sebelum akhirnya berkata, “Kau ... sangat mirip dengan Adele.”
Seketika, tubuh Hazel menegang di atas kursinya. Jantungnya berdegup dua kali lebih cepat. Ini dia. Pintu masuk yang ia tunggu-tunggu.
Hazel ingin langsung menyambar ucapan itu dan mengorek informasi tentang mamanya—terutama tentang sosok bernama Lance. Namun, instingnya memperingatkan agar tidak terburu-buru.
Ia takut Denzel akan curiga dan menuduhnya memiliki motif terselubung. Maka, Hazel memilih untuk menahan diri, mengunci mulutnya, dan mendengarkan dengan saksama.
Bab Populer