Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
OBSESI BARA

OBSESI BARA

Membuat Laila ikut melambaikan tangan. "Assalamu'alaikum... " "Wa'alaikumussalam." Tepat setelah mengucap salam mobil Bara melaju pelan meninggalkan halaman rumahnya. Menatap sang istri yang makin menjauh dari pandangannya. Bara menghela nafas pelan. Kini istrinya itu tidak lagi dalam pandangannya. Tertinggal jauh. Tanpa sadar Bara mengusap sudut matanya yang hampir jatuh.
1027.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 763 kali sebagai buah salam
Baca
+Pustaka
Bukan Surga Impian

Bukan Surga Impian

“Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh.” “Assalamualakum warrahmatullahi wabarakatuh.” Dua salam terucap dari bibir berbentuk cupid itu, Sebuah salam yang menjadi tanda—jika dia sudah menyelesaikan shalat sunnah witir yang ketiganya.
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai buah salam
Baca
+Pustaka
Lidah Menantu

Lidah Menantu

Kembali Mas Imron menegurku. Aku menghela napas dan membuangnya kasar. Ribet banget sih urusannya. Timbang mau masuk rumah aja pake peraturan ucap salam segala. "Assalamu'alaikum!" ucapku akhirnya. "Assalamu'alaikum," Mas Imron dan Mak berbarengan mengucap salam. "W*'alaikumussalam, bentar!" Sepertinya itu suara Ibu. Terdengar bunyi langkah kaki mendekati arah pintu.
108.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 287 kali sebagai buah salam
Baca
+Pustaka
PEREMPUAN BERKALANG NODA

PEREMPUAN BERKALANG NODA

Kesedihanku terlalu sulit untuk aku enyahkan. Di tengah gulana yang menjerat saat ini, detik berikutnya terdengar suara langkah mendekat yang segera disusul sebuah salam, seketika membuat perhatianku teralihkan. "Assalamualaikum." ***
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai buah salam
Baca
+Pustaka
Tuduhan Mandul dari Mertua dan Adik Ipar

Tuduhan Mandul dari Mertua dan Adik Ipar

Lalu suara salam segera menyambut telinga mereka. "Assalamualaikum." Suara salam itu terdengar asing di telinga Bu Intan, namun Tasya seolah tahu siapa yang datang. Suara itu seperti tak asing, tapi ia pun belum yakin dengan dugaannya. Bisa saja dia salah, 'kan? Karena tidak mungkin pemilik suara itu tau keberadaan dirinya di sini. "Wa'alaikumussalam. Siapa ya?" Bu Intan menyahut ragu salam dari seseorang di luar pintu. Ia menatap ke arah putrinya sambil mencari tahu siapa yang ada di luar sana.
12.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 439 kali sebagai buah salam
Baca
+Pustaka
SELALU SALAH

SELALU SALAH

Ratna ikut nimbrung, begitu melihatku. "Sudah dibawa Mak Ida semua." Kuserahkan bayam dan seekor ayam, ukuran besar. Tak lupa, kuambil tomat dan cabe, karena tak nikmat rasanya, makan tanpa sambal. "Totalnya seratus lima ribu, Mbak!" Seru Ratna, sambil memencet tombol kalkulator. Kuserahkan uang sesuai jumlah, dan bersiap pulang. Kulangkahkan kaki, meninggalkan warung, yang mulai ramai pembeli.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai buah salam
Baca
+Pustaka
kubalas hinaan mertua dan iparku

kubalas hinaan mertua dan iparku

salam reva "Waalaikumsalam" jawab ayu dan mematikan telfon Satu jam berlalu mobil reva memasuki pekarangan rumah ayu "Assalamualaikum, ayok mbak masuk", ajak reva "Waalaikumsalam", jawab ayu lalu ayu,risma dan bima memasuki mobil ayu "Loh ibu di mana rev? Tanya ayu "Tuh di depan sama pak supir", jawab reva
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai buah salam
Baca
+Pustaka
Hakikat Cinta (Kamu Berhak Bahagia)

Hakikat Cinta (Kamu Berhak Bahagia)

“Senang melihatmu cemburu. Ayo kita keluar.” *** Dari kejauhan Salman melihat Salwa berdiri di halaman minimarketnya. Semringah langsung menghias wajahnya. Ia berjalan setengah berlari, betapa sangat merindukan perempuan itu. Namun, mendadak melambat ketika menyadari seorang laki-laki yang berada di samping Salwa. "Assalamu 'alaikum." "Wa'alaikum salam warahmatullah," jawab Salman tanpa kuasa mengendalikan rasa senangnya. "Bagaimana keadaanmu sekarang?"
1015.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 572 kali sebagai buah salam
Baca
+Pustaka
Genggam Tanganku menuju Jannah-Nya

Genggam Tanganku menuju Jannah-Nya

Mungkin saja itu alasan sang ibu memintanya untuk segera pulang karena ada tamu yang berkunjung, yang dia sendiri pun belum tahu siapa. Dengan langkah pasti, Yazdan memasuki rumah dengan tidak lupa mengucapkan salam seperti biasanya. Sebab ketika mengucapkan salam ketika masuk, maka akan melindungi pemilik rumah dari kejelekan, karena yang di ucapkan adalah doa keselamatan. Mengucapkan salam termasuk bentuk berbuat baik, serta yang mengucapkan salam akan mendapatkan pahala. "Assalamualaikum," ucap Yazdan melangkah mendekati ruang tamu
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai buah salam
Baca
+Pustaka
Bulu Perindu

Bulu Perindu

“Assalamualaikum....” Ucapan salam dari seorang pria yang sudah berdiri di depan pintu mengagetkan David. Cepat-cepat ia mengusap kedua matanya yang mulai basah. Ia tinggalkan pekerjaannya mengemas mas kawin untuk Seruni. Ia melangkah menuju teras rumahnya. “W*’alaikumussalam,” sahut David.
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 216 kali sebagai buah salam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status