Maaf Pak, Saya Hanya Pembantu Biasa.
Bukankah membangun usaha juga bentuk tanggung jawab?
Lagi pula, kalau dirinya berhenti bekerja hanya demi menemani anak bermain setiap hari, siapa yang akan mengembangkan semua usaha yang sudah ia bangun dengan susah payah?
Tidak, Ia tidak salah, ia juga tidak ingin di cap hanya sebagai ibu rumah tangga, ia ingin menjadi seseorang yang berharga.
Ia hanya mempunyai prioritas yang berbeda.
Meski begitu, matanya masih belum berpindah dari arah Salsabila. Anak itu bahkan tidak menyadari keberadaannya. Seluruh perhatiannya tertuju kepada Sarah.