Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SAYUR KENTANG LIMA RIBU

SAYUR KENTANG LIMA RIBU

Wanita di depannya hanya mengangguk sembari menyatukan ibu jari dan jari telunjuknya membentuk huruf O. Bagus menapaki satu persatu tangga menuju ruangan yang telah disebutkan Tania. Meski sempat menjadi perhatian beberapa pengunjung dilantai dua namun Bagus memilih cuek dan tak menghiraukan mereka. Bagus sampai di ruangan cukup luas yang lebih mirip disebut ruang keluarga dibandingkan dengan tempat kerja. Disana terdapat satu set sofa di tengah ruangan lengkap dengan TV besarnya. Tepat di sebelah kanan kiri TV terdapat sebuah pintu yang mirip dengan pintu kamar.
1034.2K viewsCompletedAdded to Library 751 Times as bukan ruang
Read
+Library
Dulu Dibuang, Kini Dicari

Dulu Dibuang, Kini Dicari

Berarti di dalam rumah ada orang. "Permisi! Apa ada orang?" tanya Bara. Langkahnya sedikit ragu. Ia sadar sudah masuk rumah orang tanpa permisi. Kini, ia berada di ruang tengah. Sebuah ruangan yang tidak lebih luas dari kamar tidurnya. Di sini ada lemari bufet dan tv tabung. Di sampingnya ada dua pintu yang terhubung ke kamar tidur. Di ujung ruangan terdapat satu kursi malas dan sebuah lemari kayu.
104.2K viewsOngoingAdded to Library 137 Times as bukan ruang
Read
+Library
Saat Tuan Duda Memegang Rahasiaku

Saat Tuan Duda Memegang Rahasiaku

“Ini…” Logan berbisik pelan. “…bukan ruang.” Suara itu muncul lagi. Namun kali ini—lebih dekat. Lebih… menyatu. “Bukan.” Ia menjawab. “…ini adalah sebelum ruang.” Kalimat itu tidak hanya terdengar. Ia langsung dipahami. Seolah maknanya tidak perlu diterjemahkan. Logan mencoba memahami lebih jauh.
101.9K viewsCompletedAdded to Library 41 Times as bukan ruang
Read
+Library
Duchess : Terlahir Kembali Demi Dendam

Duchess : Terlahir Kembali Demi Dendam

Ara kembali ke urusan latihan. “Ruangan ini adalah ruangan 'Tidak Ada', sepertinya aku katakan tadi, karena waktu di ruangan ini tidak bergerak seperti di sekitarnya. Dengan berada di ruangan ini, kau bisa menghemat waktu.” “Menghemat?”
9.537.7K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as bukan ruang
Read
+Library
Mengandung Pewaris Tuan CEO

Mengandung Pewaris Tuan CEO

Atau mungkin tidak. Ruangan yang Inara temukan barusan adalah semacam gudang kecil untuk menyimpan barang-barang tidak terpakai. Tak ada jendela atau ventilasi udara yang cukup baik. Terlalu lama berada di tempat itu, tidak menutup kemungkinan ia akan kehabisan oksigen. “Aku akan keluar kalau sudah nggak ada suara.”
1043.6K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as bukan ruang
Read
+Library
GADIS POLOS MILIK CEO KEJAM

GADIS POLOS MILIK CEO KEJAM

Pintu kedua… Ruang rapat dengan meja panjang dan kursi-kursi mahal. "Siapa yang butuh ruang rapat di rumah?!" Livia menggerutu. Pintu ketiga… Ruangan penuh buku-buku tebal dan serius. "Perpustakaan? Ugh, bukan ini juga!" Pintu keempat… Ruangan kosong. "Kenapa ada ruangan nggak kepake?" Livia mengerutkan kening. Ia beralih ke pintu lain.
4.0K viewsOngoingAdded to Library 152 Times as bukan ruang
Read
+Library
Bukan Sekadar Figuran

Bukan Sekadar Figuran

“Iya, iya, paham. Tapi, kamu di sini bukan tamu, melainkan menantu rumah ini. Dan lagi, aku harusnya gak lupa kalau kamu itu Sheilla bukan Bella.” “Maksudnya?” Sheilla mengeryit. “Eum ... bukan apa-apa. Masuk lewat pintu itu.” Narendra menujuk satu jalur menuju ke lantai dasar rumahnya. “Dari sana, ke sebelah kanan, kamu bakal langsung ke ruang tengah, kalau ke kiri itu ruang makan dan dapur.” Sheilla mengangguk tanda dia sudah paham akan arahan dari Narendra. Sheilla pun lantas berjalan menuju pintu yang dimaksud, sementara Narendra melanjutkan tujuan sebelumnya. Naik ke lantai tiga.
10926 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as bukan ruang
Read
+Library
Pernikahan yang Keliru : Istri Penuh Dosa

Pernikahan yang Keliru : Istri Penuh Dosa

Bingung, Madeline pergi ke kamar mandi tanpa ragu-ragu. Perbedaan utama antara kamar mandi dan ruang tamu adalah semburan energi kebencian yang tampaknya membusuk di dalam. Saat berjalan masuk, dia dibuat bingung oleh pemandangan yang terlihat di depan matanya. “Lihat ini, Linnie. Ini semua adalah gambar dan informasi tentang dirimu dan aku.”
8.93.1M viewsCompletedAdded to Library 67.7K Times as bukan ruang
Show Reviews (2082)
Read
+Library
Diah Chandra
diawal awal ceritanya bagus banget...tapi pd saat baca sampai pd episode sekian ratus,saya brenti,nyerah,ni crta berbelit belit,ga ada habis2nya ,akhirnya stop..ehh td penasaran buka lagi.. udah episode ribuan..ternyata belom selesai selesai juga......... author napa ga ditamatin aja ,trus bkn crta br
Lissa Helis
haduuh terlanjur nyemplung ngedalemin ceritanya jadi penasaran deh ngikutin terus ... padahal imajinasiku figur di cerita ini orang barat ya tapi imajinasi penulis sepertinya karakter fisik korea, dan berasa drama banget, cuma gemes ya kapan happy endingnya kok hidup Eveline sepertinya sial terus ...
Read All Reviews
Bukan Istri Idaman

Bukan Istri Idaman

Sangat disayangkan kalau Alan belum mencintai istrinya yang penyayang itu. "Di mana, ya?" tanyaku kepada perempuan paruh baya tersebut. "Di belakang, Non," ucapnya sambil mengantarku. Aku pun sampai di halaman belakang rumah Vina. Terlihat sangat menarik. Ruangan ini seperti ruang keluarga, tetapi terbuka dan dapat melihat langsung kolam renang di sisi ruangan. Ruangan ini kosong. Tidak ada siapa pun di sini. Perempuan paruh baya itu sudah pergi tanpa mengatakan apa pun lagi. Di mana Vina sekarang? Bukankah dia berada di sini?
1012.1K viewsCompletedAdded to Library 363 Times as bukan ruang
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status