Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rahasia Nara

Rahasia Nara

lanjut Kak Banua sambil meminum secangkir kopi yang diletakkan di samping kanan meja. “Anu, sebenarnya aku sedang ikut kompetisi menulis lirik lagu yang puitis dan romantis. Tapi, aku gak tahu harus mencari inspirasi dari siapa.” sahutku tertunduk dengan wajah merah, namun kali ini karena tersipu malu setelah menceritakan alasan itu. “Oalaaah. Begitu, ya!? Ha! Ha!” tawa Kak Banua pecah membahana lalu keluar menjalar melalui speaker gawai.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as bukik bunian lirik
Read
+Library
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Mesin fotokopi di sudut toko berdengung pelan, tapi perhatian Kinanti tidak sedang ke sana. Ia duduk di kursi kayu dekat meja kasir, laptop terbuka di depannya. Jari-jarinya menggulir halaman demi halaman artikel tentang novel Bubat karya Bumi. Judul-judul berita bertebaran di layar: “Fenomena Sastra Baru dari Timur: Bumi Mengguncang Dunia Literasi” “Franz Müller dan Kolaborasi Lintas Budaya: Apa yang Membuat ‘Bubat’ Layak Difilmkan?”
1011.5K viewsCompletedAdded to Library 298 Times as bukik bunian lirik
Read
+Library
ARJUNA

ARJUNA

Memikirkan satu jawab yang akan meyakinkan bang Banyu dan mengijinkannya menggantikan posisi seorang kak Lino bagi bang Banyu. "Tanpa jadi Kak Lino, kamu selalu berharga buat abang." bang Banyu berkata dengan tatap yang sangat hangat. Tersenyum samar kemudian menyalakan musik tanpa berniat turun. Sebuah lagu sendu dari Chintya Gabriella berjudul Lelah Dilatih Rindu. "Bukan itu maksud Juna." Arjuna menatap abangnya takut. "Tapi sesuatu yang lebih dari berharga."
105.4K viewsOngoingAdded to Library 139 Times as bukik bunian lirik
Read
+Library
Ibu Tiriku Malaikatku

Ibu Tiriku Malaikatku

ucapku "nenek ga laper, udah sana buruan nanti sakit lo kalau telat makannya" " i iya nek" kataku dan langsung pergi beli makanan. aku pun sampai langsung mebuka nasi bungkus itu di kamar nenek untuk makan berdua tapi saat aku mau menyuapi nenek tiba-tiba nenek menolak karna alasannya tidak lapar. "kita makan berdua ya nek, nih naya suapin" ucapku sembari mengangkat se sendok nasi di mulut nenek.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 140 Times as bukik bunian lirik
Read
+Library
Biduk Cinta Senja

Biduk Cinta Senja

"Bapak dan Ibu, ada yang ingin saya bicarakan dengan kalian." "Soal apa?" "Apa kalian mengenali Barman dan Niken?" "Barman dan Niken? Mereka ... paman dan bibinya Senja. Bagaimana kamu bisa mengetahui mereka? Apa kamu mengenalnya?" Safroni dan Suningsih terkejut saat Langit bertanya tentang Barman dan Niken. Pasalnya, Langit tidak mengetahui masa lalu Senja. Bagaimana ia bisa tahu soal Barman dan Niken?
103.4K viewsCompletedAdded to Library 121 Times as bukik bunian lirik
Read
+Library
Playboy Kampus

Playboy Kampus

Jawaban apa yang tepat untuk disampaikannya. “Tadi di atas bukit, tak sengaja Jaka Tarub sedang melihat bidadari yang sedang mandi, Bu.” “Ih…, kurang ajar, kamu.” Seru Bu Liana sambil mencubit lengan Beryl dengan keras. Beryl beringsut menjauh sambil tertawa dengan keras. “Tadi saya melihat tubuh Bu Liana sangat indah dan menawan.” “Semakin kurang ajar ya, kamu. Ayok kalau berani ke sini.”
109.5K viewsOngoingAdded to Library 208 Times as bukik bunian lirik
Read
+Library
Kelir Getih (Layar Berdarah)

Kelir Getih (Layar Berdarah)

Banyu mendesis. “Bukan. Kidung Pangruwatan—kidung pelepasan beban, Banyu. Lirik itu berbunyi: ‘Sedaya dosa gumawang, pinaringan margi ing geni. Mringkang nresnani, tan pinaringan pangapura.’ (Semua dosa yang bersinar, diberikan jalan dalam api. Bagi yang mencintai, tiada pengampunan),” Raka mengutip, suaranya kini meniru irama suluk Ki Anom.
933 viewsOngoingAdded to Library 33 Times as bukik bunian lirik
Read
+Library
IBUKU BUKAN BABUMU

IBUKU BUKAN BABUMU

IBUKU BUKAN BABUMU 2 "Oh, sungguh? Kebetulan sekali kalau begitu! Aku memang sudah muak menjadi sapi perah di keluarga ini. Biaya hidup kalian aku yang tanggung. Listrik, beras, uang kuliah bahkan beli sab ..."
1029.1K viewsCompletedAdded to Library 874 Times as bukik bunian lirik
Read
+Library
DITOLAK OM-OM

DITOLAK OM-OM

Pria hitam berkumis itu sampai kebingungan, kerasukan apa menantunya itu kok tingkahnya jadi aneh. Aku tertawa geli lihat selebrasi Om Bas. Mana masih pakai piyama lagi. Karena seru, kurekam aja buat kenang-kenangan. "Buk, jangan diam saja. Cepat bacakan ayat kursiy!" titah Bapak yang masih diajak nari-nari. "Allahumma barik lana ...." "Buk! Itu doa makan." "Oh iya, lupa." Saking paniknya, bibir Ibuk sampai gemetaran.
1094.2K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as bukik bunian lirik
Read
+Library
Jadi Cantik Setelah Dimaki Burik

Jadi Cantik Setelah Dimaki Burik

Bab 11 Berdebar Bu Santi sudah mengurai pelukannya pada Sasti. Ia beralih menatap putra satu-satunya. "Katanya kamu mau ngenalin Mama calon mantu. Kamu bohongin Mama lagi kan, Gha?" ucap Bu Santi dengan tatapan sendu. Mendadak Sasti menjadi serba salah. Ia menunjukkan empati dengan mengusap berulang lengan wanita yang ditaksir berusia kepala lima itu.
101.3K viewsCompletedAdded to Library 49 Times as bukik bunian lirik
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status