Pengantin Baru di Rumah Mertua
Bibir Anjas tertarik ke atas, lalu terbahak-bahak mendengar syarat yang diajukan.
"Kau boleh percaya padaku, tapi untuk urusan judi dan berbohong, aku tidak janji," ucap Anjas dengan senyum tengil membuatku melotot. Bisa-bisanya orang yang melamar pekerjaan malah bertingkah seenaknya.
***
Beberapa waktu setelahnya sidang Sintia mulai digelar. Kendati wanita itu terus-terusan mengelak dan tidak mengakui perbuatannya, namun bukti-bukti yang dibeberkan oleh Pak Basuki memberatkannya.