BABY CEO
erang Vanya seraya meletakkan buku yang dipegangnya menutupi wajahnya seraya berpikir jika sebaiknya pernikahan mereka diumumkan ke publik setelah dirinya memiliki sesuatu yang dapat dibanggakan.
Setelah bergelut dengan pemikirannya sendiri dan mobil yang dikemudikan Tere tiba di depan kampusnya, Vanya memasukkan buku ke dalam tasnya kemudian berucap, "Tere, berhenti di depan gerbang saja. Kau tidak perlu mengantarku sampai ke depan kelas."
"Tapi, Tuan memerintahkan...."
"Dengar. Aku ini wanita dewasa dan di sini sangat aman, tidak perlu ada pengawalan. Kau terus membuntutiku membuatku terlihat seperti seorang bocah taman kanak-kanak," omel Vanya.