Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suara Ketukan Di Tengah Malam

Suara Ketukan Di Tengah Malam

Tak dilebihkan atau dikurangi sama sekali. "Berarti yang suara ketukan itu semacam pertanda teror bakal muncul?" tanya Selena sambil berpikir keras. "Entah. Tapi, yang jelas, setiap ada suara ketukan itu, pasti besoknya ada kejadian. Contohnya, kayak kesurupan massal waktu itu," jawab Karenina sedikit ragu. "Lalu, gimana sama soal foto ini?" Celline menyodorkan foto hitam putih ke tengah mereka.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai bungkam suara
Baca
+Pustaka
BUNGA KEDUA

BUNGA KEDUA

Nathan mulai meninggikan suaranya. “Iya kak,” ucap Bunga sambil menundukkan kepalanya. “Bruaaaaakkkkkkkkk.” Nathan menggebrak meja yang ada di hadapannya. Bunga pun terkejut dengan tingkah Kakaknya itu, dan menangis ketakutan. “Kak, maafkan aku.” Bunga menangis. “Sudah berapa kali Kakak bilang sama kamu Bunga, lupakan Reno, lupakan Reno Bunga, dia sudah beristri,” ujar Nathan dengan nada tinggi.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai bungkam suara
Baca
+Pustaka
Sang KAISAR PRODEO

Sang KAISAR PRODEO

Banu pun tak berdaya, namun tentu saja nyali dan mulutnya masih bisa berbicara tanpa rasa gentar sedikitpun. "Hahahaa..! Kau berada di markas Gankku Banu..! Inilah akibatnya kalau kau mengganggu kesenanganku, bangsat..!" terdengar suara sember yang dikenali Banu. Karena suara itulah yang sempat terekam di memorinya, sebelum dia tak sadarkan diri. Suara si Karim!
1036.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 828 kali sebagai bungkam suara
Baca
+Pustaka
KAMPUNG HALIMUN

KAMPUNG HALIMUN

Kreaaaaak Trak, trak, trak, Aku mendengar sebuah suara dari arah lorong, suara dari tubuh-tubuh yang kaku dan dipaksa untuk bergerak sehingga terdengar bunyi dari bagian-bagian tubuh yang patah dan bergeser dari tempatnya. Suara-suara itu semakin lama semakin mendekat, aku yang menyandarkan badanku hanya bisa berdiri dan tidak melakukan apapun. Seseorang yang menarikku tiba-tiba mengangkat tangannya dan menempelkannya pada mulutnya, mencoba memberitahukan ku bahwa aku tidak boleh mengeluarkan suara sedikitpun sekarang, karena akan bahaya apabila mayat-mayat tersebut mendengar suara dari apa yang aku lakukan pada saat itu.
9.631.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 629 kali sebagai bungkam suara
Tampilkan Ulasan (22)
Baca
+Pustaka
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Joy Julia
Sepertinya mending selesaikan Warung Tengah Malam dulu Thor, sudah terlanjur seru, biar bs fokus satu per satu dulu. Kampung Halimun seru jg, tp blm panas. Bakal geregetan kalau disana masih bersambung, disini bersambung
Baca Semua Ulasan
Petualangan Sukma Harum: Darah Sang Raja

Petualangan Sukma Harum: Darah Sang Raja

Jika bukan karena petunjuk tetua yang agung itu, bisa jadi malah tenaga gelombang itu akan menyerang dirinya sendiri. “Dengarkan baik-baik,” bisik Bhiksu yang agung. Sukma Harum menutup matanya. Mencoba merasakan setiap getaran yang ada di semesta. Dari kejauhan, ia menangkap gelombang suara. “Kawwwwk! Kaaaawwkk!” Ia membuka mata dan bertanya, “Suara makhluk apa itu, yang agung?” “Suara rajawali sakti!”
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai bungkam suara
Baca
+Pustaka
Pelatih Renang Idaman Para Sosialita

Pelatih Renang Idaman Para Sosialita

Rasa yang muncul dari sudut gelap pikiranku. Khawatir. Waspada. Ancaman yang belum selesai. Suara Bunga memecah lamunanku. “Kak? Kok jadi diem?” Aku menarik napas. “Bunga… boleh aku ngomong sesuatu?” “Boleh. Ada apa?” Aku mencoba menyusun kata. “Aku senang banget hari ini berjalan baik, tapi… aku nggak bisa sepenuhnya tenang.”
1067.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai bungkam suara
Baca
+Pustaka
KUNTILANAK MERAH

KUNTILANAK MERAH

Bau gosong menyeruak, bukan seperti kayu terbakar, tapi seperti… kabel speaker meleleh karena overload spiritual. Tiba-tiba, muncul sosok bayangan dari speaker utama. Ia melayang di udara, mengenakan jubah robek, dan wajahnya... tidak punya wajah. Hanya sepasang lubang hitam tempat mata seharusnya berada. “SIAPA YANG BERANI MEMBUNGKAM DAKWAHKU?” teriaknya. Ucup langsung jongkok. “Saya cuma mau ikut pengajian yang normal!”
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai bungkam suara
Baca
+Pustaka
Aku Bukan Boneka

Aku Bukan Boneka

Aku mengibaskan darah di tanganku, membuang pisau yang menyakitiku itu ke samping. "Pria yang bernama Wanto itu terkenal sebagai "anak mama", dia hanya menghasilkan 5,6 juta sebulan, ingin menikahi aku tanpa memberikan mahar, tapi aku harus menyediakan rumah dan mobil untuknya, juga menyediakan tempat tinggal untuk kakek-neneknya, orang tuanya, dan tiga kakak perempuannya yang datang dari desa. Aku juga harus melahirkan setidaknya tiga anak laki-laki untuk melanjutkan garis keturunan keluarganya. Pria seperti inikah yang kamu sebut pria baik-baik?"
7.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 222 kali sebagai bungkam suara
Baca
+Pustaka
Tak Ada Istri, Mertua dan Ipar pun Jadi

Tak Ada Istri, Mertua dan Ipar pun Jadi

​”Mampus kamu, Bimo! Matilah kamu malam ini!” seru pria berpakaian hitam itu dengan nada lantang di tengah kegelapan malam. “Suara ini…seperti suara… tidak mungkin… “gumamnya tak percaya.
10950.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34.2K kali sebagai bungkam suara
Tampilkan Ulasan (54)
Baca
+Pustaka
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Nickie
Numpang promosi ya thor: Ayok yang suka cerita regresi, mistery, membalikkan keadaan+ romance mampir di novelku Judul= Kehidupan Kedua Pangeran Author= Nickie Genre=fantasy Jangan lupa like dan comment ya...makasih
Baca Semua Ulasan
KASAM (Pulang Untuk Tenang)

KASAM (Pulang Untuk Tenang)

"Jangan. Jaga." Arman mendelik menatap kakek Jabar. Bibir Kakek Jabar masihlah terkunci rapat membentuk garis lurus. Tapi, Arman sangat yakin mendengar seseorang bicara padanya, dan itu adalah suara Kakek jabar. Ia belumlah lupa dengan suara Kakek Jabar yang dalam juga sedikit serak, pita suara yang agak rusak akibat merokok tembakau tanpa filter. Masih dengan kebingungannya tentang bagaimana Kakek Jabar bicara, Arman bertanya, "Jangan apa. Kek? Saya harus jaga apa?"
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai bungkam suara
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status