BANGKIT
"Kakak tahu! Kamu ingin bangun dan berkumpul dengan kita, bukan? Sekarang kamu harus bangkit, Dik!"
Tidak lama pintu ruangan tersebut dibuka dengan kencang oleh Arga, ia buru-buru setelah mendapatkan kabar dari Bisma kalau Aini memberikan respon.
"Bagaimana dengannya, Kak?" tanya Arga penasaran.
"Perawat tadi mengatakan hanya respon biasa, tetapi ia tadi menitikan air matanya ketika kakak memohon padanya untuk cepat sadar," Bisma menjelaskan pada Arga.
Chapitres populaires