ZANNA
Kafka merampas tas itu, lalu memandang satu persatu anak kelas 11 IPA 2.
"Siapa pemilik tas ini?" tanya Kafka dingin. Tangannya memegang tas berwarna coklat itu.
Zanna mengangkat tangannya. Walau dia tidak salah namun ia harus mengakui bahwa tas itu miliknya.
"Saya kak!" ucapnya. Zanna maju kedepan, ingin mengambil tas miliknya, namun Kafka meraih lengan Zanna, membuat Zanna sedikit tersentak.
Mata Kafka menatap Zanna dari atas hingga ke bawah, gadis itu cantik. Sangat cantik, hidung mancung serta bulu mata yang lentik membuat siapapun kaum adam terpesona oleh kecantikan Zanna.
Bab Populer