Namiya In Love
Padahal dirinya sangat butuh uang untuk membeli laptop, dan beberapa bulan ini jarang sekali ada lomba menulis yang gratis, karena ia tak punya uang untuk membayar uang pendaftaran lomba.
Ayu menghela nafas kasar, lalu berpikir sejenak dan mulai menyusuri facebook, melihat beberapa cerita dari beberapa penulis pemula hingga bisa menjadi penulis terkenal.
Senyum tipis terbit di bibirnya saat mengingat impiannya untuk bisa menerbitkan karyanya di penerbit mayor, dan masuk ke toko buka seperti Gramedia.
Kedua bola matanya membulat tak percaya, membaca kisah salah satu penulis yang akhirnya bisa mendirikan penerbitan indie tanpa biaya sepersen pun.
Hot Chapters