Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jodoh Jebakan Dari Opa

Jodoh Jebakan Dari Opa

Raka terkekeh kecil. “Coba sini, Mas lihat.” Anaya sempat ragu, tapi menyerahkan laptop juga. Raka duduk di sampingnya, menatap layar dengan serius. Beberapa menit kemudian, ia mulai mengetik, cepat, rapi, tanpa ragu. “Kalimat ini sebaiknya jangan pakai kata ‘menurut peneliti’, ganti dengan ‘peneliti berpendapat’. Terus, bagian ini terlalu panjang, coba pisah jadi dua paragraf.”
101.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai cara menulis footnote dari kitab
Baca
+Pustaka
Hampir Hilang Karena Penasaran

Hampir Hilang Karena Penasaran

Dialog internal ini panjang dan rinci, menambah kata dan memperkuat karakter tokoh utama. Aku menutup mata sejenak, merasakan udara malam menenangkan kepala dan tubuh. Setiap detik yang berlalu, refleksi diri semakin dalam. Aku menulis lagi, menambahkan flashback baru tentang keberhasilan kecil sebelumnya, dan bagaimana keberhasilan itu menjadi pengingat bahwa setiap langkah kecil tetap berarti.
504 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai cara menulis footnote dari kitab
Baca
+Pustaka
Gadis Nakal Tawanan Mafia

Gadis Nakal Tawanan Mafia

Jake memastikan setiap baris kalimat yang tertulis di buku itu agar tak salah lagi menafsirkan semua yang berkaitan dengan kalung itu, baik dari segi angka, perkiraan rencana serta ataupun orang yang mungkin terlihat dalam "kegiatan ini" Saat membaca kembali halaman demi halaman tulisan di buku itu, mata Jake tak sengaja menangkap sebuah tulisan dengan gaya yang berbeda dari tulisannya. Gaya tulisan ini terasa tak asing dan cukup familiar dimatanya.
9.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 237 kali sebagai cara menulis footnote dari kitab
Baca
+Pustaka
Terjebak Mantra!

Terjebak Mantra!

tanya Nai dengan sopan, bergaya sependapat dengan Kamprit. “Nanti malam. Saat ini kalian harus dipasangi chip terlebih dahulu, dan aku akan menjelaskan kepada manusia bumi itu bagaimana cara menulis yang baik dan benar, agar sesuai dengan permintaan pasar dan perpustakaan Kulstar, tidak asal menulis. Kabarnya, di bumi banyak sekali penulis yang asal-asalan, menulis cerita tidak berdasarkan logika.” Kamprit lalu keluar dari ruangannya, menugaskan Ketek menjaga ruangan selama ia menyelesaikan segalanya yang dibutuhkan.
1010.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 263 kali sebagai cara menulis footnote dari kitab
Baca
+Pustaka
BERCINTA DENGAN HANTU

BERCINTA DENGAN HANTU

Tentu saja hal itu membuat Darto sontak terjengit dan secara reflek melompat mundur. Dia perhatikan bolpoint itu seperti menulis sesuatu, setelah gerakan menulis selesai, bolpoint itu tergeletak kembali di samping buku itu Dengan gerakan lambat Darto kembali melangkah mendekati meja, dan meraih buku itu mendekat agar tulisannya terbaca dengan jelas
9.882.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai cara menulis footnote dari kitab
Baca
+Pustaka
The Fallen Servants of Allah

The Fallen Servants of Allah

tanya Zein. “Ya, terpaksa praktek ini kita lanjutin nanti saja, sekarang sebagai gantinya keluar buku catatan kalian dan mohon untuk dua orang bagikan buku paket yang ada di depan karena ada yang harus kalian catat sebagai pegangan,” jawab dosen. “Apa, menulis?” Zein terkejut. “Lho, kenapa kamu kaget, Zein?” tanya dosen. “Nulisnya banyak gak, Pak?” Zein malah berbalik tanya.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai cara menulis footnote dari kitab
Baca
+Pustaka
Diary Yang Basah

Diary Yang Basah

terangnya sambil melipat beberapa halaman sebagai penanda bagian yang perlu direvisi. “Baik, Bu, paham, Bu,” jawab Ranny optimis. “Kalau untuk pembahasan, hasil temuan dalam bentuk pointer, jadi diperkuat dengan referensi yang relevan. Jangan lupa menuliskan referensi di daftar pustaka. Gunakan teknik pengutipan secara konsisten. Lihat lagi caranya di bahan kuliah yang sempat dibagikan pada waktu kelas metode penelitian dulu. Masih ada, atau sudah hilang?” tanya Ibu Relly.
108.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 335 kali sebagai cara menulis footnote dari kitab
Baca
+Pustaka
Reinkarnasi Pembunuh Bayaran: Dendam dari Tubuh Kedua

Reinkarnasi Pembunuh Bayaran: Dendam dari Tubuh Kedua

Ia pun membaringkan badannya dengan lelah, lalu mulai memejamkan mata. ***** Siang itu, di perpustakaan istana, Liu Yifen memegang kuas untuk menyalin Tripitaka. Karena sudah terbiasa menggunakan pena. Liu Yifen nampak kesulitan untuk menguasai cara penulisan di zaman ini. Ia selalu saja melakukan kesalahan. Dengan susah payah menulis Liu Yifen hanya bisa menyelesaikan dua halaman. "Nona, jangan terburu-buru, menulislah dengan perlahan, maka akan segera lancar," kata Ming Xiang menyemangati Liu Yifen.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai cara menulis footnote dari kitab
Baca
+Pustaka
Sentuhan Pak Dosen: Harga Sebuah IPK

Sentuhan Pak Dosen: Harga Sebuah IPK

​"Udah, Pak." ​"Ketik. Paragraf pertama: Kecurangan dalam laporan keuangan adalah fenomena gunung es..." Brata mulai mendikte. ​Sore itu, di perpustakaan yang sunyi, Soraya mulai mengetik. ​Tidak ada sentuhan fisik. Tidak ada rayuan. Tidak ada janji manis. ​Hanya ada suara ketikan keyboard dan suara bariton Brata yang mengoreksi logika berpikirnya.
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai cara menulis footnote dari kitab
Baca
+Pustaka
Dosenku Penyembuh Lukaku

Dosenku Penyembuh Lukaku

William menutup panggilannya. William menghela nafas, lalu ia mulai kembali mengetik keyboardnya. Selain mengetik, William juga terlihat sedang membaca sebuah buku yang agak tebal, ia juga menuliskan sebuah catatan. Buku tersebut memperlihatkan sebuah gambar kaki lengkap dengan tulang dan juga saraf-sarafnya. William memegang dagunya dengan ibu jari dan telunjuknya. "Hm ... kalau menggunakan teknik Autograft mungkin masih bisa dilakukan. Tapi kalau Isograft ..."
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai cara menulis footnote dari kitab
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status