Mayat di Atas Ranjang
Fionalirik mata hati iis dahlialirik lagu iis dahlia bagai ranting yang keringlirik lagu dahlialirik lagu iis dahlia mengapa
Bik Yanti yang tidak bisa melihat sosok Kanjeng Ratu bertanya takut-takut.
“Di ranjang yang sama pula, bapakmu itu melakoni ritualnya, menyeret paksa gadis-gadis, menyetubuhinya, dan mempersembahkan darah keperawanan mereka kepadaku.” Kanjeng Ratu berkata sembari kembali cekikikan.
“Bohong!” Hendi berteriak, hidungnya kembang kempis menahan emosi.
Bik Yanti menjadi pucat melihat reaksi Hendi yang berteriak-teriak pada udara kosong di hadapannya. “Waduh, bagaimana ini? Ah, sudahlah, masa bodo!”
Beliebte Kapitel