Menantuku Selalu Diam Di Kamar
Tapi kini nasi telah menjadi bubur, Roni telah menikahi Wati walaupun tanpa persetujuanku.
"Iya, Bu, aku ini memang ja-hat, makanya Ibu jangan macam-macam sama aku. Aku juga tidak peduli ya, Bu, walau dicap menantu dur-haka oleh mertua seperti Ibu. Lagian ya, semua ini salah Ibu. Coba saja Ibu tidak berulah dan ikut campur dengan kebiasaanku, mungkin aku juga tidak akan sekasar ini terhadap Ibu. Memang pada dasarnya Ibu ini lebay, di dorong begitu saja sampai jatuh segala. Dasar mertua gak guna, sudah miskin, lemah lagi. Mana mau aku menghormati Ibu karena Ibu itu nggak berpengaruh dan nggak ada pengaruhnya buat aku. Ibu hanya bisa bikin aku malu, apalagi jika teman-temanku tau aku menikah d