Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Armaya Dvyendu Paksha

Armaya Dvyendu Paksha

ucap Chandra membuat air mata ku menitik. Bersamaan dengan hujan gerimis yang mengguyur kota Jogja. "Nggak berteduh dulu kah,"tanya Azriel. "Kalian aja. Kita mau main hujan dulu,"ucap Chandra melajukan sepeda menembus hujan, seperti kegiatan saat masa SMA tiap hujan turun. Aku selalu bahagia saat hujan turun karena aku dapat mengenangmu
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai cerita pendek hujan
Baca
+Pustaka
Ini Namanya Cinta

Ini Namanya Cinta

Berdiri menunggu taxi, hingga hujan turun. Lazia berlari menuju warung kecil yang tidak jauh dari tepatnya berdiri. Dengan keadaan warung yang sudah tutup, tapi Lazia terjatuh saat berlari menuju warung itu. Dan membuat tangan dan kakinya luka, hingga hujan membasahinya. Lazia tidak sanggup berdiri, karena ia merasakan kakinya seperti keseleo. Hujan semakin deras membuat Lazia basah kuyup.
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai cerita pendek hujan
Baca
+Pustaka
The Devil CEO

The Devil CEO

Kota Vunia yang di guyur hujan membuat Emma enggan melihat keluar. Taksi yang ditumpanginya terus membawanya pulang ke Alves Corp. Dalam hatinya masih tidak terima dengan perselingkuhan Orlando. Lelaki itu datang menjadi bagian hidup, namun memiliki cara pergi yang berbeda. Menyisahkan luka dan kekecewaan. Emma meyakini bahwa semua yang datang menghampiri dan menggenggamnya punya cara masing-masing untuk pergi termasuk dengan orang yang kamu pikir bahwa ia mencintaimu. Setiap kisah senantiasa dibuka dengan hal yang sama namun akhirnya akan diakhiri dengan cara yang berbeda. Bahkan kepergiannya meninggalkan rasa sakit dan bekas yang akan menemanimu melanjutkan hidup. Seiring dengan rintik huj
1014.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 363 kali sebagai cerita pendek hujan
Baca
+Pustaka
SEMOGA KAU MENJADI MILIKKU

SEMOGA KAU MENJADI MILIKKU

Ia mulai menulis: *"Malam ini hujan turun deras, seperti hatiku yang terluka. Jimmie, pria yang kucintai hari-hari terakhir ini, memilih untuk pergi. Kata-kata tidak cukup untuk menggambarkan rasa sakit ini. Tapi, aku tahu, di balik setiap hujan selalu ada pelangi. Aku hanya perlu waktu untuk menemukannya."*
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai cerita pendek hujan
Baca
+Pustaka
Di Balik Senyum Istri

Di Balik Senyum Istri

Ya Allah, turunkan lah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan. Hujan yang lama tak berhenti membuatku takut, kalau hal ini mungkin akan menghadirkan banjir, semoga itu hanya ketakutanku saja. Sejam berlalu akhirnya angin berhenti bertiup, hanya tersisa hujan yang masih deras, tak masalah bagiku, kita hanya akan basah karenanya. Ketika hendak pulang, tak sengaja aku mendengar Andre yang tengah melakukan panggilan telepon dengan seseorang.
1078.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai cerita pendek hujan
Baca
+Pustaka
Suamimu Masih Mencintaiku

Suamimu Masih Mencintaiku

lelah? Aku mematikan ponsel kembali. * Malam itu, hujan turun mendadak. Derainya membasahi atap rumah kayu, menciptakan irama yang menenangkan sekaligus menyiksa. Kilat menyambar di langit laut. Dan aku… berdiri di depan jendela, mengusap perut. “Kita harus sama-sama bertahan, walau sulit,” bisikku pada udara.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai cerita pendek hujan
Baca
+Pustaka
PELAN PELAN SAYANG

PELAN PELAN SAYANG

Kecupan singkat yang membawa pesan lebih dalam dari kata-kata. "Janji, Sayang? Jangan nyakitin aku dengan cerita itu?" bisiknya, seperti seorang anak kecil yang takut kehilangan mainan kesayangannya. "Sayang, kamu yang tanya, loh..." ucap Rain sambil menahan tawa kecil, mencoba mencairkan suasana. "Janji dulu..." desak Gendis. "Iya, iya, janji. Saya janji nggak akan cerita apa pun yang buat kamu cemburu dan marah kayak malam ini," ucap Rain.
10494.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.8K kali sebagai cerita pendek hujan
Tampilkan Ulasan (44)
Baca
+Pustaka
Dara Tresna Anjasmara
Dear pembaca, selamat tahun baru 2026. Rain dan Gendis, bakal pamitan nih... mohon maaf kalau cerita mereka kurang menarik, ya. mohon maaf juga kalau ada komentar yang nggak dibalas. Menuju tamat, boleh DM atau isi kolom balasan request sama kita, endingnya mau seperti apapun itu, bebas.
Alan Nasution
bukannya mmbenarkan seorang pembunuh dan komplotannya bebas , tpi aneh aja klo rain brkhir di jeruji besi. ksian gndis , apalagi yg senglek cuma sikap rain balas musuhnya yg ngusik dia duluan. happy ending aja buat rain dan gendis. dan ini hnya novel , mhon pmbca jngan tiru buruknya,ambil baiknya aj
Baca Semua Ulasan
Rintik Hujan Yang Menggugurkan Cinta

Rintik Hujan Yang Menggugurkan Cinta

Aku berusaha menahan napas, berdiri dengan sisa tenaga, lalu mengeluarkan perjanjian cerai dari tas dan melemparkannya ke wajah Benson. “Benson, kita cerai!” Di tengah tatapan tak percaya darinya, aku berjalan terhuyung menuju pintu. Tapi, baru beberapa langkah, pandanganku gelap dan tubuhku kembali terjatuh. Sebelum kesadaranku hilang, samar-samar kudengar teriakan orang sekitar, “Kenapa nyonya mengeluarkan begitu banyak darah?!” “Cepat panggil ambulans!”
4.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai cerita pendek hujan
Baca
+Pustaka
Fragmen di Bawah Hujan

Fragmen di Bawah Hujan

Tulisan itu bercahaya, lalu jatuh perlahan ke tanah, membentuk kalimat terakhir malam itu: “Cinta adalah hujan yang menulis kita berdua di waktu yang berbeda.” Dan seiring kalimat itu selesai, Rendra perlahan memudar bersama rintik hujan. Yang tersisa hanyalah kertas basah di tangan Aira — kosong, tapi hangat, seolah tinta baru saja mengering di atasnya. Ia menatap halaman itu, lalu berbisik, “Kalau kau benar menulis di dalam hujan, aku akan membaca setiap rintiknya sampai dunia berhenti mendengar.”
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai cerita pendek hujan
Baca
+Pustaka
ANILA - Kutukan Angin

ANILA - Kutukan Angin

[sebab hujan, selalu buatku tenang] [dengan hujan, teriakku tersamarkan] [tanpa hujan, tiada kehidupan] [tanpa hujan, tiada kedinginan] [tanpa hujan, tiada nikmat Tuhan yang indah [tanpa hujan, tak akan ada cerita,] [tanpa hujan, tidak akan ada pelangi] [tanpa hujan, tiada rasa ketakutan,] [tanpa hujan, petir tak akan datang,] [dari hujan, dapatkan kebasahan] [dari hujan, semua dapatkan makanan,] [karena hujan, aku jadi banyak belajar] [karena hujan,] [Ingatkan ku akan–] saat di puncak rasa untuk menuliskannya tiba-tiba Anila terganggu oleh ketukan sebuah pintu Tik tok tok!
108.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 345 kali sebagai cerita pendek hujan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status