Pria BUTA itu suamiku
"Tapi sayangnya, kedua matanya buta. Itu sebabnya dia dikirim ke luar negeri. Lihat saja, dia masih pakai kacamata dan tongkat, kan? Berarti pengobatannya gagal total. Ayahku bilang, dia sudah buta permanen."
Para wanita itu tertawa kecil, menatap sang pria dengan pandangan menghakimi, seolah pria itu hanyalah tontonan sirkus.
"Hhh, sayang sekali. Kalau aku sih, lebih baik mati daripada selamat tapi buta selamanya," celoteh seorang wanita berambut pirang dengan nada meremehkan.
Sari mengernyit. Dadanya terasa sesak mendengar ucapan itu. "Apa mereka tidak punya hati? Bergosip setega itu tepat di depan orangnya," batin Sari geram.
Sikat na Kabanata