Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

Hal-hal yang secara ajaib, membuatnya tetap merasa dekat dengan Davi, meskipun tak semudah itu untuk mendengar suaranya sepanjang hari. Selasa pagi, Matari tampak kaget, ketika Narita muncul di dekatnya dengan sepatu baru yang telah dibelinya. Dan sepatu itu adalah sepatu yang sempat diinginkan Matari namun harganya mahal dan tak mampu dibelinya. Sepatu warna hitam dengan sedikit corak warna putih di dekat bagian tali sepatu, sepatu itu, sepatu yang tadinya diinginkannya, sekarang sudah ada di hadapannya, namun dipakai oleh Narita.
1015.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 544 Beses bilang cerita sepatu butut
Read
+Library
Aku Madu

Aku Madu

ucap Sinta yang memandang Clarissa. Clarissa tersenyum malu saat mendengar ucapan sahabatnya. "Risa mau beli sepatu. Sepatu Risa sudah koyak," ucap Clarissa yang menunjukkan sepatu Ket berwarna hitam yang sudah koyak-koyak dan tidak layak pakai. "Aku juga, kita beli hari Sabtu ya," ucap Sinta. "Boleh, kita jalan-jalan," ucap Clarissa yang begitu sangat senang.
1027.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 964 Beses bilang cerita sepatu butut
Read
+Library
Pengawal Nona Muda

Pengawal Nona Muda

“Gantilah sepatumu. Berjalan sepanjang hari dengan sepatu berhak tinggi seperti itu akan membuat kakimu sakit dan lecet.” “Tidak usah pedulikan aku!” “Selain itu, aku juga ingin bicara denganmu.” “Sudah kubilang, tidak ada yang perlu kita bicarakan lagi!” teriak Ella, lalu berbalik dan langsung berlari sekencang mungkin—semampunya. Namun, sepatunya memang benar-benar tidak menolong! Lecet di kakinya terasa semakin perih, tapi Ella benar-benar tidak ingin berurusan dengan Ben lagi. Jadi, ia harus terus berlari, hingga akhirnya hak sepatu Ella tanpa sengaja patah dan membuatnya jatuh terjerembab.
9.810.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 403 Beses bilang cerita sepatu butut
Read
+Library
Cinta Dalam Buta

Cinta Dalam Buta

Dan dua gumpalan yang kenyal itu langsung meloncat keluar dengan nakal, dua butiran kecil di tengahnya seperti mutiara, tampak begitu mencolok dan menggoda, rasanya ingin sekali menggigit dan mencicipinya. Saat aku hampir tak sanggup menahan diri lagi, Bibi pun bergerak. Ia perlahan duduk turun, meraih "belut besar" milikku dan menempatkannya di antara kedua gumpalan dada miliknya, lalu menggoyangkannya. Gerakan yang terasa menghantam itu membuat pinggangku lemas, aku hampir jatuh berlutut. Tepat ketika aku menggertakkan gigi untuk bertahan, Bibi tiba-tiba menjulurkan lidahnya.
2.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 73 Beses bilang cerita sepatu butut
Read
+Library
Belahan Jiwa

Belahan Jiwa

Ia memesan sepatu handmade -buatan tangan, dari gambar model sepatu yang dibuat Kirana, bermotif coretan-coretan gambarnya. “Kira, lihat ini. Mama buatin sepatu dari gambar Kira sendiri. Suka gak?” Kirana melompat-lompat dengan girang, memakai sepatu itu setiap hari. Ketika Tiara membawanya ke tempat kerja, Bapak dan Ibu Sutami melihat sepatu yang dikenakan Kirana. Bapak Sutami meminta Kirana melenggak-lenggok bergaya model dengan sepatu itu, memotretnya, dan menjadikannya halaman depan di katalog produk eksklusif.
103.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 102 Beses bilang cerita sepatu butut
Read
+Library
Celine (Babysitter Kesayangan Tuan Aksara)

Celine (Babysitter Kesayangan Tuan Aksara)

Aksara meringis. Seumur-umur hanya Celine lah yang berani memuntahi dirinya. Andai itu orang lain, tentu Aksara akan marah dan mengumpat secara kasar. “Nggak apa-apa, Sayang. Itu hanya sepatu, bisa dibeli lagi,”ucap Aksara sambil dipaksakan tersenyum. Sebenarnya sepatu hitam yang saat ini dipakainya adalah sepatu kesayangan, kenang-kenangan dari istrinya yang telah meninggal. Dibelikan di Belanda saat mereka berlibur di sana.
931.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 1.2K Beses bilang cerita sepatu butut
Read
+Library
Wedding Chaos

Wedding Chaos

"Di hari persiapan pernikahanku, aku disuguhi puluhan pilihan sepatu oleh stylist. Berbagai model, berbagai merk dan bermacam-macam warna. Tetapi aku malah menjatuhkan pilihan kepada sepasang sepatu yang akhirnya aku gunakan di hari pernikahanku. Bukan karena modelnya, merk, apalagi harganya. Namun, karena filosofi yang diceritakan oleh pemilik butik saat itu." Alexa mencerna sebentar perkataan Salsabila, kemudian kembali melanjutkan pertanyaannya. "Filosofi?" Salsabila mengangguk antusias. "Semua sepatu punya cerita sendiri, itu kata pemilik butiknya waktu itu. Sepatu dengan pita menunjukkan keterikatan, takdir, keputusan mutlak. Semua orang akan memandang keanggunan dan mengabaikan rasa se
104.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 136 Beses bilang cerita sepatu butut
Read
+Library
Istri Mungil Milik Tuan Tanah

Istri Mungil Milik Tuan Tanah

tanyanya setelah Nesa berdiri di atas sepatu dengan tinggi tujuh senti sesuai instruksinya. Nesa menunduk, memandang kakinya. Dia hanya pernah memakai sepatu hak paling tinggi lima senti. Itu pun hanya sekali, yakni dulu saat dia wisuda SMP. “Kalau tidak, ganti dengan sepatu kets.” Barata berjalan menuju walk in closet. Mungkin Nesa lebih ingin memakai yang tanpa hak, pikirnya.
102.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 103 Beses bilang cerita sepatu butut
Read
+Library
Anakku Terlalu Pelit

Anakku Terlalu Pelit

ujarku mencoba mencairkan suasana. Sekar mengangguk kecil, masih malu-malu. Kami tiba di sebuah toko sepatu sederhana di pinggir pasar. Toko itu tidak besar, tapi koleksinya cukup lengkap. Aku menunjuk beberapa rak sepatu dan mulai memilih yang sekiranya pas dengan ukuran kakinya. “Coba yang ini ya Sayang,” kataku sambil menyerahkan sepasang sepatu berwarna litam dengan lis warna merah. Sekar menerimanya dan langsung mencoba.
101.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 30 Beses bilang cerita sepatu butut
Read
+Library
Pria BUTA itu suamiku

Pria BUTA itu suamiku

"Tapi sayangnya, kedua matanya buta. Itu sebabnya dia dikirim ke luar negeri. Lihat saja, dia masih pakai kacamata dan tongkat, kan? Berarti pengobatannya gagal total. Ayahku bilang, dia sudah buta permanen." Para wanita itu tertawa kecil, menatap sang pria dengan pandangan menghakimi, seolah pria itu hanyalah tontonan sirkus. "Hhh, sayang sekali. Kalau aku sih, lebih baik mati daripada selamat tapi buta selamanya," celoteh seorang wanita berambut pirang dengan nada meremehkan. Sari mengernyit. Dadanya terasa sesak mendengar ucapan itu. "Apa mereka tidak punya hati? Bergosip setega itu tepat di depan orangnya," batin Sari geram.
10640 viewsOngoingIdinagdag sa Library 20 Beses bilang cerita sepatu butut
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status