Terjerat Pesona Mama Temanku
Risya Petrovarumahnya adittidur depan pintutanda kepiting masuk kamararti mendengar siulan di malam hari
“Cantik?”
“Iya, cantik. Beruntung banget kita tetanggaan sama cewe cantik yang ngekos sendirian,” jawab Tigar. “Tapi kita kan pemuda baik, gak mungkin ngisengin dia kan. Yang ada kita malah bakalan ngejagain.”
Adit terdiam sejenak sebelum kembali bertanya lagi, “Cantik ...? Jadi perempuan?” ulangnya.
“Kalau cantik ya pasti perempuan lah. Masa iya cowok gue bilang ganteng,” timpal Tigar keki.