Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Legenda Pendekar Keris Naga Perak

Legenda Pendekar Keris Naga Perak

Dengan hati yang berdebar-debar dan rasa takut yang mendalam, mereka memusatkan pikiran mereka dan mencoba menemukan kedamaian di dalam kekacauan tersebut. Akhirnya, badai mereda dan langit kembali cerah. Mada dan Sari melihat-lihat di sekitar mereka, tercengang oleh kekuatan alam yang baru saja mereka alami. Meskipun tubuh mereka lelah dan penuh dengan lumpur, jiwa mereka merasa lebih kuat dan lebih terhubung dengan alam semesta daripada sebelumnya.
2.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 87 Beses bilang cerpen badai yang reda
Read
+Library
Teardrops in the Cold Water

Teardrops in the Cold Water

Lyona takut akan berkata yang kurang pantas apalagi ketika ia marah, dirinya dapat melontarkan kata – kata yang buruk. Ia berjalan dengan senyum cerah agar dirinya tetap dalam mood yang baik. Ia tidak sabar bercerita kepada ibunya bagaimana hari pertamanya. Ia akan menceritakan bahagianya dia agar sang ibu tenang dan tidak gelisah lagi terhadap dunia persekolahnnya setelah masalah di sekolah lamanya.
101.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 44 Beses bilang cerpen badai yang reda
Read
+Library
Because You Are Mine

Because You Are Mine

“Hus, sudah-sudah. Gak usah banyak ngoceh, mendingan kamu cepat cerita sama Mbak, biar semuanya jadi kelar!” ***** “Jadi kamu mulai sekarang, gak usah pake basa-basi Mbak mau pulang, ini sudah larut malam!” perintah Mbak Iren sambil duduk di kursi belajar Badai. Sedangkan cowok itu sudah menenggelamkan tubuhnya di sofa empuknya. Rambutnya diremas perlahan lalu menghela napas panjang, “ Mbak pasti gak percaya cerita ini!” ucap Badai seraya menatap langit-langit kamarnya.
9.92.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 93 Beses bilang cerpen badai yang reda
Read
+Library
Ketika Hujan Tak Lagi Reda

Ketika Hujan Tak Lagi Reda

gumamnya, menolak mempercayai kabar yang terasa begitu absurd itu. Ibu mertuanya sudah dibantu berdiri. Meski jejak air mata masih membasahi wajahnya, kepanikan yang tadi meledak perlahan mereda, digantikan oleh dugaan penuh harap dan kemarahan yang mencari sasaran.
2.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 106 Beses bilang cerpen badai yang reda
Read
+Library
Runtuhnya Sebuah Kesetiaan

Runtuhnya Sebuah Kesetiaan

Di jendela, cahaya matahari mulai menembus awan mendung, seolah memberi tanda bahwa badai yang menghantam hati mereka perlahan mereda. Beberapa minggu setelah pertemuan yang menegangkan itu, rumah Haris dan Esti kembali dipenuhi suasana hangat. Anak-anak tertawa, suara mereka mengisi ruang tamu, menghapus sisa ketegangan yang sempat membayang.
1018.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 420 Beses bilang cerpen badai yang reda
Read
+Library
Misteri Masalembo : Crash Landing

Misteri Masalembo : Crash Landing

Adam kemudian memperlihatkan sebuah senyuman pada Ingrid, hanya itu yang bisa dia lakukan untuk menutupi kekhawatirannya. Tak puas dengan senyuman, Ingrid kembali menyela. “We’ve just passing a severe thunderstorm in the dark, it was a few minutes ago, and now.. all gone..., there must be something wrong happened.” .......pesawat baru saja melewati badai yang dahsyat dalam malam, dan kini tiba-tiba saja menghilang....., pasti ada sesuatu yang tak beres... Ujar gadis itu lagi mengangkat kedua telapak tangannya mengarah ke atas. Tentu saja...., sesuatu yang mengherankan bagi Ingrid jika badai dan hitamnya malam tiba-tiba lenyap begitu saja dalam sekejap. “Yes Ingrid, it’s no more storm.” ....
105.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 153 Beses bilang cerpen badai yang reda
Read
+Library
Menjadi Ratu Kesayangan Kaisar Tiran

Menjadi Ratu Kesayangan Kaisar Tiran

"Kita kalah sejak hari kita melawan Reis." Helena menatapnya beberapa saat. Lalu perlahan, wanita itu memejamkan matanya. Di sekitar mereka, jeritan terus menggema. Namun badai salju turun semakin deras, menelan seluruh suara, seluruh tangisan, dan seluruh keberadaan mereka. Ketika badai salju akhirnya mereda, tidak ada lagi yang tersisa dari koloni kecil itu selain reruntuhan gubuk dan bercak-bercak merah yang perlahan tertutup salju.
1090.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.4K Beses bilang cerpen badai yang reda
Read
+Library
Sang PENEMBUS Batas

Sang PENEMBUS Batas

Weerrsshk. Sosok Ki Naga Merah segera lenyap, melesat ke arah perbatasan wilayah Kalpataru, dengan membawa Elang di punggungnya. Pusaran awan gelap di langit pun berangsur buyar dan lenyap. Badai angin pun telah mereda. Gelegar suara guntur yang bersahutan dilangit pun ikut hilang. Langit kembali cerah diatas alun-alun kerajaan Kalpataru.
9.964.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.5K Beses bilang cerpen badai yang reda
Read
+Library
GANTENG-GANTENG ANAK PEMBANTU

GANTENG-GANTENG ANAK PEMBANTU

Sampai cahaya keemasan tersebut terserap sepenuhnya ke dalam tubuh Awan, dan Wossshhh. Badai dan petir yang semula menggila, tiba-tiba berhenti begitu saja seakan ada yang mengeremnya, menyisakan cahaya dengan kilauan perak diatas air yang sudah membeku. Tidak lama, cahaya perak itupun mulai meredup lalu menghilang begitu saja.
8.9356.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 12.1K Beses bilang cerpen badai yang reda
Ipakita ang mga Review (80)
Read
+Library
Bangfanstory
Saya sudah baca GGAP sampe The Last GGAP dan sekarang lgi proses The Next Sanjaya. Tapi kok saya harus buka kunci Per Bab nya ulang ya. pdahal saya sudah baca semua nya, Parah nih Authornya pdahal dlu saya penggemar Novelnya Sutan Sati sampe semua novel nya sudah saya baca sampe slesai sumpah kecewa
TiSu
suka sama ceritanya. Cerita remaja tapi diselipin peliknya masalah yang sangat serius. gak main2 masalah negara .... Btw kenapa bnyk yg protes koin yak. Yang kuketahui KOIN itu bukan penulis yg menentukan, melainkan tulisannya. Dalam arti KOIN dihitung sesuai jumlah kata, betul kan, Thor....
Basahin ang Lahat ng Review
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Ia tersenyum kecil. “…sesuatu pasti akan hancur setelahnya.” Penulis berjalan mendekat. Duduk di sampingnya. Air danau bergerak kecil terkena angin malam. “Kadang kita terlalu terbiasa hidup dalam badai,” katanya lembut. Ilustrator memandang pantulan bintang di air. “Jadi kita lupa bagaimana caranya percaya pada langit yang tenang.”
985 viewsOngoingIdinagdag sa Library 24 Beses bilang cerpen badai yang reda
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status