Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cermin Dari Nenek

Cermin Dari Nenek

Lala merangkul lengan Neneknya. Ya, Lala merasa sedikit risau dengan Neneknya karena usianya yang sudah hampir 150 tahun, walaupun usianya sudah tua Neneknya tidak bungkuk sama sekali dan masih bisa berjalan normal walau agak lambat sedikit. "Ndak usah, Nenek ada Gui Yin yang merawat! Lagi pula Nenek ndak suka kota." Jawabnya tampa menoleh.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 111 Times as cerpen tentang nenek
Read
+Library
Hasrat Terlarang Paman Suamiku

Hasrat Terlarang Paman Suamiku

Sambil menyantap makanannya, nenek mulai bercerita panjang. “Waktu muda dulu, nenek sering sekali berkencan di pasar malam seperti ini dengan kakekmu,” ucapnya sambil tertawa kecil. “Dia selalu membelikan nenek permen kapas. Ah, masa-masa indah…” Neil mendengarkan dengan lembut, bahkan tersenyum tulus. “Itu cerita yang manis sekali, Nek.” Lena hanya diam. Ia berjalan beberapa langkah di belakang mereka, seolah ingin menjauh dari keintiman itu.
1040.3K viewsCompletedAdded to Library 806 Times as cerpen tentang nenek
Show Reviews (21)
Read
+Library
J Shara
Hai Semua. Jangan lupa mampir juga di buku baruku berjudul, "Tolong Perlahan, Dokter Nate!" yang judul awalnya "Ajari Aku Bercinta, Dokter Nate!" menceritakan tentang seorang penulis cerita dewasa yang melakukan praktek "panas" bersama ahli seksologi demi bisa menulis adegan dewasa. Happy reading^^
Sylvia Citra
kak, kenapa jalan ceritanya berubah setelah lena pergi ninggalin neil atas suruhan mantan mama mertuanya? kan awalnya neil udah tau, neil sendiri yg anter lena ke dokter. kok sekarang jadi ga tau kalo lena hamil? malah nanya hamil anak siapa lagi? kan kesel!
Read All Reviews
Tragedi Rumah 30 Juta Rupiah

Tragedi Rumah 30 Juta Rupiah

"Cing sabar, hayu cerita sama Nenek." Kami semua duduk di ruang tamu. Hanya air teh yang bisa Nenek sediakan, mengingat terlalu malam untuk mencari atau membuat suguhan. Setelah aku merasa sedikit tenang, akhirnya aku mulai bercerita kejadian aneh di rumah sampai perubahan Bapak dan Ibu. "Astagfirullah, sampai kayak gitu. Innalillahi." Nenek memegangi dada, sementara aku menenangkannya dengan cara memeluk.
1021.1K viewsCompletedAdded to Library 549 Times as cerpen tentang nenek
Read
+Library
Hati Suamiku, Milik Pujaan Hatinya

Hati Suamiku, Milik Pujaan Hatinya

Aku menjelaskan, "Itu karena .... Um, Ibu sempat menyebut nama Richard Handoko kemarin. Aku pikir mungkin aku bisa coba mengirimkan naskahku." "Oh, kamu menulis naskah? Hebat sekali!" seru Nenek dengan senyuman penuh dukungan. Matanya benar-benar bersinar bahagia. Dia bertanya, "Kenapa kamu nggak pernah menyebut hal seperti ini sebelumnya?"
8.1126.8K viewsCompletedAdded to Library 4.9K Times as cerpen tentang nenek
Read
+Library
Gantari

Gantari

Hidupku tidak kekurangan cinta dan kasih keluarga. Jika malam menjelang nenek menceritakan padaku banyak dongeng dan kisah sebelum tidur. Namun, aku lebih tertarik saat nenek bercerita tentang mitos dan hantu yang terus didengungkan para orang tua dari mulut ke mulut. "Nek, memangnya wewe gombel itu apa? Kenapa setiap petang nenek menyebut dia terus?" tanyaku sembari memilin ujung sarung yang terbentang menutupi tubuhku.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as cerpen tentang nenek
Read
+Library
Anak Jenderal & Ajudan

Anak Jenderal & Ajudan

"Waktu malam Nenek meninggal, beliau meneriakkan namaku. Tapi aku nggak bisa datang, karena Nenek sedang dirawat di rumah sakit Jakarta. Kata Koko Asui, anak pertama Nenek. Semua orang dibuat kebingungan, karena Nenek tidak bisa mengenali anak kandungnya semenjak jatuh sakit. Tapi Nenek terus menatap fotoku, yang beliau bawa di dalam dompetnya. Sementara di Tanjung Pandan, aku memimpikan Nenek minta diantarkan ke sungai Kuning di jam dua pagi saat Nenek sedang sekarat. Nenek bilang, dia mendadak tidak bisa melihat saat itu. Jadi aku menggenggam tangannya, lalu menuntun Nenek ke sebuah lembah sungai yang indah berwarna kuning. Setelah itu aku terbangun, dan Ibu Suryati mendapatkan telepon dar
1.9K viewsCompletedAdded to Library 55 Times as cerpen tentang nenek
Read
+Library
Dalam Genggaman CEO Alpha

Dalam Genggaman CEO Alpha

Niken menerima segelas kopi hangat itu dan mulai menyesapnya dengan rakus. “Perlahan saja! Lidahmu bisa terbakar,” ujar sang nenek. Niken melirik ke arah nenek tua dan merasa kesepian yang tiba-tiba. Dia tak pernah tahu siapa nenek dan kakeknya. Sang ibu juga diusir oleh mereka saat hamil Niken. Perempuan tua di hadapan Niken juga membawa sekantong donat yang terlihat sangat lezat di tangannya. Tanpa sadar Niken tak bisa mengalihkan tatapan dari donat itu dan menelan ludah.
7.9K viewsCompletedAdded to Library 252 Times as cerpen tentang nenek
Read
+Library
INGIN TERLIHAT KAYA, AGAR BISA MENGHINA IPAR

INGIN TERLIHAT KAYA, AGAR BISA MENGHINA IPAR

Hingga menyebabkan lelah, yang nampaknya tak bekerja. "Kamu dengar sendiri? Tak ada yang peduli denganmu di saat kamu kere. Saudara kamu saja nggak peduli! Dan aku harus peduli?" sungut Mbak Niken, kemudian menarik tangannya hingga terlepas dari genggaman Mas Andra. "Zaki! Ayok kita pulang kerumah Oma!" teriak Mbak Niken. Sebutan Oma adalah nenek dari Mbak Niken. Tapi kalau dari Mas Andra, sebutannya Nenek. Biar ada sedikit pembeda panggilan.
1026.1K viewsOngoingAdded to Library 730 Times as cerpen tentang nenek
Read
+Library
Suami Giveaway dari Kembaran Ku

Suami Giveaway dari Kembaran Ku

Nenek melambaikan tangan ke kami agar cepat menghampiri. "Keyra, kau ingat waktu kecil dulu?” tanya Nenek dengan senyum lembut. “Kau sering sekali memanjat pohon jambu di sudut taman ini. Sampai-sampai aku harus memanggil Kak Rangga untuk menurunkanmu,” kata Nenek dengan raut wajah berbinar bahagia saat menceritakan kisah itu. Aku tertegun. “Memanjat pohon? Di sini?” tanyaku bingung.
102.7K viewsCompletedAdded to Library 85 Times as cerpen tentang nenek
Read
+Library
Perlindungan Nenek Sepanjang Masa

Perlindungan Nenek Sepanjang Masa

Dia mengangkat tangan dan berkata, “Aku bersumpah dan nenek saksinya, kalau aku bisa mengulang kembali, aku pasti akan mengejarmu mati-matian sejak di bangku kuliah. Setelah berhasil, aku akan langsung menikahimu!” Barulah kemarahanku agak mereda, “Satu gelas lagi.” Bryan segera pergi mengambilkan air untukku. Aku mengamati ruangan tempat tinggalku selama delapan belas tahun dan di sebelah adalah tempat nenekku tinggal seumur hidup. Di sana ada banyak foto nenek, penuh dengan jejak kehadirannya. Seolah-olah dia tak pernah meninggalkanku.
3.9K viewsCompletedAdded to Library 157 Times as cerpen tentang nenek
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status