Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kita dan Cerita

Kita dan Cerita

Yang paling membuatnya senang adalah, perpustakaan ini tetap buka di hari libur, dimana Raina bisa mengunjunginya dan membaca novel ketika bosan dirumah atau saat tidak ada kegiatan. Bagi Raina, membaca buku merupakan hal yang menyenangkan. Bisa mengisi waktu luangnya serta memperbaiki moodnya selain mendengarkan musik. Raina begitu mengagumi setiap penulis yang menghasilkan sebuah karya dalam bentuk tulisan dan kata kata. Baginya menuangkan ide dalam bentuk tulisan itu menyenangkan, apalagi ketika tulisannya mampu memotivasi dan membuat orang lain tersenyum serta merasa bahagia.
18.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 413 kali sebagai cerpen tentang puasa ramadhan
Baca
+Pustaka
BUKAN MENANTU KAYA

BUKAN MENANTU KAYA

Semuanya kulakukan supaya terjaga dari segala penyakit hati. . Ramadhan tinggal sepuluh hari lagi. Aku ikut serta menyemarakkan lomba menulis di platform tempat tulisanku bernaung. Cerbung kali ini mengangkat kisah hijrah. Beberapa pembaca setia mulai mengapresiasi karya teranyarku. “Dek ...“ Suara Mas Hasan menghentikkan liukkan jemari di atas keyboard laptop. “Kamar kerja, Mas.“ Aku menjawabnya agak berteriak. Suara langkah Mas Hasan terdengar semakin dekat. Dia menghampiriku dengan wajah muram.
1017.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 352 kali sebagai cerpen tentang puasa ramadhan
Baca
+Pustaka
Mutiara Hati Yang Terabaikan

Mutiara Hati Yang Terabaikan

“Besok pertengahan bulan kalender Hijriyah tanggal tiga belas. Nanti menjelang subuh aku banguni ya. Kita puasa Ayyamul Bidh.” Puasa tiga hari tengah bulan? Erika sampai memegang tangan Raden “Kita masak mi tumis kesukaan mu ya. Tadi aku sudah beli kurma untuk sahur dan buka selama tiga hari ini.” Raden ama sekali tidak menanggapi ajakannya. Sejurus kemudian dia kembali berkata, “Aku habis beli dua buku baru juga. Dibaca ya.”
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai cerpen tentang puasa ramadhan
Baca
+Pustaka
Terjerat Daun Muda

Terjerat Daun Muda

Seusai melepas rindu, mereka memasuki ruang tamu lapas1 untuk bertemu regu Jauhari. Puluhan orang tersebut berbincang dengan suara pelan. Sebab telah masuk bulan Ramadhan dan hampir semuanya berpuasa, tidak ada hidangan yang disuguhkan. "Suf, apa sudah dibagi, siapa saja yang bertugas mulai besok?" tanya Yoga.
102.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai cerpen tentang puasa ramadhan
Baca
+Pustaka
Impian Dan Cinta Di Korea

Impian Dan Cinta Di Korea

ujar Hyunwoo. Reyka tersenyum. Makhluk Uranus mulai mencair. Sedari awal Reyka meyakini jika Hyunwoo adalah laki-laki model durian. Tampak sangar dan menakutkan di luar tetapi lembut di dalam. “Aku tak sibuk. Aku memang sedang berpuasa. Jadi, seluruh umat muslim di dunia ini akan menjalankan puasa selama satu bulan penuh selama bulan ramadan,” tutur Reyka.
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 214 kali sebagai cerpen tentang puasa ramadhan
Baca
+Pustaka
Feng Huang - Kitab 3: Pedang Surga

Feng Huang - Kitab 3: Pedang Surga

Duduk bersila sedemikian rupa, bersemadi, tiga hari tiga malam tanpa istirahat, juga harus berpuasa makan, sedangkan untuk minum hanya mereka dapatkan dari embun yang menyentuh bibir masing-masing atau pula dari gerimis hujan yang turun seolah enggan. Dan kalaulah mereka berdua hanya orang biasa, maka mereka pasti tidak akan mampu bertahan sampai ke malam ini. Setidaknya, salah satu atau keduanya pasti akan pingsan. Kemungkinan terburuk, mati karena dehidrasi atau pula kelaparan hebat. Datuk Gomo bersama Liyan dan beberapa pemuda di kampung itu sama-sama menunggu berakhirnya masa hukuman. Mereka mengawasi dari tepi hutan di sisi timur laut.
108.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 313 kali sebagai cerpen tentang puasa ramadhan
Baca
+Pustaka
PRIA JELEK ITU TERNYATA SULTAN

PRIA JELEK ITU TERNYATA SULTAN

jawabku yang akhirnya menyerah. "Ohhh jam seteng-ah, a-apa Teh?" tanyanya yang baru tersadar. "Dan kita belum mandi wajib loh Kang, gimana dong puasanya? Masa hari pertama puasa Ramadhan gak dapat sih?" tanyaku bertubi-tubi. Pria itu membulat matanya saat mendengar ucapanku, lalu ia segera berdiri dan berlari ke kamar mandi.
108.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 327 kali sebagai cerpen tentang puasa ramadhan
Baca
+Pustaka
Kepincut Duda Berjanggut

Kepincut Duda Berjanggut

Dia menggamit lengan kiri Farisyasa dan menyandarkan kepala dengan manja. Farisyasa mengusap-usap paha kanan sang istri sambil menonton siaran berita di televisi. Dia terhenyak saat mengganti saluran ke channel Indonesia, yang telah ramai iklan sirup. Pertanda bulan Ramadhan akan menjelang. "Ma, puasa mulainya kapan?" tanya Farisyasa. Lilakanti yang mulai terkantuk-kantuk akhirnya terpaksa membuka matanya kembali. "Kalau nggak salah, sekitar 8 hari lagi," jawabnya.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai cerpen tentang puasa ramadhan
Baca
+Pustaka
Just Married (Trilogi Just Seri-3)

Just Married (Trilogi Just Seri-3)

Farzan memilih menginap di Menteng Dalam, karena ingin melewatkan puasa pertama dengan Sandy dan Lisa. Arini meraih ponsel dari atas meja, kemudian mencari beberapa gambar dari anak-anak yang kelaparan di daerah konflik dan negara dengan tingkat kesejahteraan rendah lainnya. “Coba El dan Al lihat foto ini.” Dia menunjuk sebuah foto anak seusia Al yang memiliki tubuh kurus dengan perut membusung. Kening keduanya berkerut tak paham. “Kalian puasa ‘kan sekali setahun selama sebulan.” Arini terdiam sebentar. “Sementara adik ini hampir setiap hari berpuasa. Untuk makan aja susah.”
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai cerpen tentang puasa ramadhan
Baca
+Pustaka
Marriage With Benefits

Marriage With Benefits

Elang Mahaputra Adikara POV Seumur hidupku sampai berusia 34 tahun lebih ini baru sekali aku memakan soto tanpa kuah. Bagiku aneh dan tetap saja hanya sanggup satu suapan sebelum akhirnya aku meminta soto itu diberi kuah oleh penjualnya. Tidak peduli Caramel menatapku dengan tatapan yang seakan meremehkan tetapi aku tetap tidak bisa. Justru menurutku dirinya yang tidak lazim. Mungkin aku yang aneh karena Lean saja nyatanya tetap menghabiskan satu porsi soto garingnya yang hanya diberi tambahan kecap. Kini setelah kami selesai menikmati soto garing di daerah Delanggu ini, Caramel mengajak kami kembali ke daerah Prambanan. Karena tadi ia sudah menyetir, kali ini gantian aku yang mengambil alih
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai cerpen tentang puasa ramadhan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status