Bukan Gadis Biasa
Dava belum resmi menjadi salah satu anggota tim basket, pertama karena dia juga baru bergabung, kedua dia belum memiliki jersey miliknya sendiri, jadi dia datang hanya ingin menonton.
"Iya lah. Gue dateng malah mau ngajakin lo buat dateng bareng." rakha terkekeh pelan, cowok jangkung itu memang di kenal humble dan juga friendly. Dia juga banyak di sukai siswi Samsard, terlebih adik kelas mereka. Bukan hanya itu, di SIS, tim basket putra sekolah mereka memiliki fans club yang bukan hanya fans club biasa. Bagaimana tidak, mereka bahkan ada yang membuat team cheerleaders khusus dengan biaya tidak masuk akal. Bagaimana tidak, sekali tampil, mereka akn menghabiskan biaya hampir 10 jt. Hanya untuk
Hot Chapters