Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Perfect Mate

Perfect Mate

William hanya menyindir dengan nada bercanda, ia dan Zack memang selalu meledek kakak pertamanya Delon Matteo. Luxury Hotel Renaissance Solo Paulo memang sengaja di rancang dengan design arsitektur yang mewah, tentu saja Delon Matteo yang mendesaign Luxury Hotel Renaissance Solo Paulo yang terletak di Brazil. Sebagai putra pertama dari Keluarga Matteo, ketiga putranya selalu berhasil membangun beberapa project perusahaan di beberapa negara. Sesekali wajah tampan itu melirik ke arah jam dengan brand merk terkenal di pergelangan tangan kirinya, rambut berwarna cokelat dengan bola mata berwarna biru, kulit putih dengan hidung mancung. Delon Matteo memang sangat sempurna dengan penampilan maskul
2.2K viewsCompletedAdded to Library 77 Times as chotto matte
Read
+Library
CINTAKU SEBATAS MATERAI

CINTAKU SEBATAS MATERAI

Tanyanya pada Rania. "Mau beli tempe satu bungkus sama bawang merah dan bawang putih serta cabe rawit dan tomat, masing-masing dua ribu saja mbak Lisa," ucap Rania. "Oh, nanti tak siapkan ya," jawab mbak Lisa. "Iya mbak Lisa," ucapnya. Mbak Lisa pun menyiapkan apa yang di pesan sama Rania dan setelah selesai, mbak Lisa pun memberikan belanjaannya dan menghitung total belanja Rania.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as chotto matte
Read
+Library
SUSUK TERATAI PUTIH

SUSUK TERATAI PUTIH

Dengan cekatan Fatimah menyodorkan tembikar ke depan mulut Anggara. Anggara memuntahkan cairan hitam pekat yang busuk. Anggara kaget melihatnya. Kemudian kyai Akbar mengusap perlahan bagian atas tembikar yang berisi muntahan Anggara. Perlahan muntahan Anggara tersebut berubah menjadi asap dan hilang, bahkan bejana yang terbuat dari tembikar tanah liat itu dasarnya berwarna merah bara seperti terbakar.
9.751.1K viewsOngoingAdded to Library 1.4K Times as chotto matte
Read
+Library
MADU HITAM

MADU HITAM

Justin mengepalkan kedua tanganya dan menatap lurus, dengan deru napas kasar. Pembawa acara, mengambil mikrofone dan berkata "Barang lelang kali ini Ada kalung liontin permata biru, yang terbuat dari giok dan berilan." Sebuah kain penutup di buka. Kilauannya memantulkan cahaya. “Harga dimulai dari tiga miliar.” Justin terpaku sesaat. “Tiga dua.” jackob berkata sambil mengangkat papan nomor. “Tiga emat.” sambung yang lain.“Tiga tujuh.”kata pria berkaca mata. Justin masih terdiam mengamati, Jackob terkekeh, lalu kembali mengacungkan papan nomornya. “Lima miliar.” sambung Jackob, lalu menyunggingkan seulas senyum.“Apakah ada yang lebih tinggi, dari nomor dua?” dengan percaya dirinya Justin berk
929 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as chotto matte
Read
+Library
Perfect Mate

Perfect Mate

Jemari lentik Camelia meraih puting kecoklatan itu untuk ia putar searah jarum jam. Tetsu mengangkat kepala. Sesekali menggigit bibirnya mencoba menahan. Tidak disangka fetish-nya ada pada ujung jari Camelia. Belum apa-apa milik Tetsu sudah menegang sempurna. Padahal dengan wanita lain ia diketahui tidak gampang tergoda. Dua menit kemudian, Camelia menjulurkan lidahnya yang runcing untuk menyentuh ujung gairah itu. Dengan lidahnya juga ia mempermainkan perasaan Tetsu.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as chotto matte
Read
+Library
Gantari

Gantari

Perlahan kupicingkan mata, semakin lama semakin lebar menatap lantai dan meja yang tadinya penuh belatung. ”Mana belatungnya,Nduk? Ini hanya kelapa parut saja." Budhe Lasmi mengambil segenggam kelapa parut dan menunjukkan padaku. Mataku mengerjab sementara banyak pertanyaan menari di benak. Jika benar ini hanyalah kelapa parut, lalu kenapa aku tadi melihatnya berbeda. "Ta-tapi tadi Gantari memang melihat belatung.”
1.6K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as chotto matte
Read
+Library
Mata Batin

Mata Batin

Bara Sang Pengembara Bab 22 Hari ini tepat ulang tahun Sofie ke tujuh belas. Ronald membeli kue ulang tahun yang sangat mewah. Sebagai bentuk kasih sayangnya. Kue tart berwarna biru muda dengan hiasan bunga mawar berwarna-warni. Layer cake rasa keju kesukaan Sofie. Dengan olesan cream mocha membuat lidah terasa bahagia.
1019.3K viewsCompletedAdded to Library 444 Times as chotto matte
Read
+Library
Mati Kembar

Mati Kembar

Usia enam tahun banyak member mereka pengalaman baru daan seringnya mereka tidak pernah melewati untuk bercerita padaku. Walau sekilas wajah mereka sangat mirip tapi, aku dapat membedakan masing-masing di antara penampilannya. Aku selalu menandai Andin dengan bandonya yang lucu selalu lengket di kepalanya sedangkan Andita aku tandai dengan tidak memakai bando karena ia tipe anak yang agak cuek tak ingin ribet apalagi ada benda yang nyangkut di pucuk kepalanya.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 237 Times as chotto matte
Read
+Library
Pura-Pura Mati

Pura-Pura Mati

Tatapan matanya penuh misteri, apalagi saat aku mendekatinya. "Kamu siapa?" tanyaku, sedikit bingung. "Lho, harusnya aku yang nanya ke kamu. Kamu itu siapa? Dan ada keperluan apa di sini?" Dia malah bertanya balik, seolah-olah dialah Salwa, pemilik rumah ini. Aku gak boleh terkecoh, mungkin wanita ini adalah salah satu komplotan Mas Andra yang mau menjebakku. "Kamu Mbak Salwa kan?" ucapku tersenyum. "Mbak, ini aku Marni. Masa Mbak lupa sih sama aku, sepupu Mbak Sendiri?"
102.2K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as chotto matte
Read
+Library
Tilasmat

Tilasmat

(Tampan sekali pria itu, mirip idola si Kokom kalau tidak salah) "Saha, Imas? Cing sok," tanya gadis satunya lagi. (Siapa, Imas? Coba sebutkan) "Eta gening anu ngarannya teh Seok Seok kitu. Alah duka saha pokona mah hese nyebutna urang mah. Maklum letah urang gunung," seloroh gadis bernama Imas. (itu lho yang namanya itu Seok Seok gitu. Entah siapa pokoknya susah nyebutnya. Maklum lidah orang gunung)
105.5K viewsCompletedAdded to Library 137 Times as chotto matte
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status