Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pembalasan untuk Sepupu Celamitan

Pembalasan untuk Sepupu Celamitan

Sepupu Celamitan “Dek, datang lagi,” ucap suamiku dengan nada berbisik juga datar sambil melirik ke sebuah motor vixion berwarna putih parkir di rumah kami. Aku hanya bisa menghela nafas panjang ketika mereka mengucap salam lalu masuk ke rumahku begitu saja tanpa menunggu izin dariku pun mereka menerobos masuk ke dapur.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai ciuman
Baca
+Pustaka
Kampung Lamuna

Kampung Lamuna

Jawab Vita. "Anda membuat saya ingin menjawab pertanyaan anda." Kata Nyai Sri. "Bagus kalau begitu, kita bisa saling memberikan informasi mengenai satu sama lain, bukan?" tanya Vita. "Menarik, arti kampung Lamuna untuk saya adalah jiwa saya sendiri. Karena saya tidak dapat merasakan raga setidaknya saya masih bisa merasakan jiwa saya. Jadi, kampung Lamuna adalah sesuatu yang sangat penting untuk saya. Kampung Lamuna adalah sebuah kampung yang memberi kehidupan untuk orang yang berhak hidup dan telah mengalami masa sulit dalam hidupnya. Itu artinya kalian beriman belum tentu bisa bertahan. Itu maksud aku jangan berterima kasih atau meminta maaf terlalu cepat karena saya tidak dapat menjamin n
611.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 293 kali sebagai ciuman
Baca
+Pustaka
CINTA MANUSIA DAN HANTU

CINTA MANUSIA DAN HANTU

"Kalau bukan urusan manusia biasa, terus urusan siapa? Stiven, Cindi koma karena hantu yang tergila-gila padamu itu. Kau juga hampir mati tiap jam 10 malam. Jadi ini urusan kita bertiga." Dia mengetuk layar HP. "Dapat! Grup F******k 'Misteri Sumatera Utara'. Ada yang bahas 'Nenek Rouli, dukun pengusir roh gentayangan'. Komentar orang-orang: 'Anak saya kesurupan 3 tahun, sekali diterapi nenek langsung sembuh'. 'Lokasinya di Desa Huta Silalahi, 2 jam dari jakarta. Masuk hutan sekitar 3 jam-an, Stive'."
253 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7 kali sebagai ciuman
Baca
+Pustaka
Derrick Season 2: Pulau Kambangan Darah

Derrick Season 2: Pulau Kambangan Darah

Pasar sentral, Kota seribu besar, ibukota kerajaan Xenium. Seorang pria berjubah hitam, memakai penutup wajah, dan kerudung hitam terlihat melewati sebuah pasar tradisional yang menjual berbagai sayur-sayuran, buah-buahan, hingga pakaian siap pakai dan kebutuhan sandang dan pangan lainnya. Sepanjang perjalanan pria itu mendengar beberapa warga membicarakan pulau Kambangan darah yang menghilang tanpa sebab.
9.26.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 270 kali sebagai ciuman
Baca
+Pustaka
Cinta Cita

Cinta Cita

“Ibu Bening.” “Ohh ... ya, udah, Pak.” Cita menarik handle pintu, lalu mendorongnya. “Makasih, ya, Pak.” Setelah mendengar respons Aiman, Cita bergegas keluar dan masuk ke dalam rumah. Melihat ada sebuah sepatu pantofel pria di sebelah flat shoes, Cita pun menebak, Awan juga sedang berada di dalam. Namun ... flat shoes?
9.941.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai ciuman
Tampilkan Ulasan (29)
Baca
+Pustaka
Callah
kk othoorr..... baru keinget niyh duta sm dewi august lee aja kali yaa.... si dewinya dewa blm kedengeran ceritanya niyh hehhe... btw cerita kasih sendiri ada ga ya? smpe bab 17 mshbga diliatin siapa suami kasih... nebaknya awan siyh kandidat paling berpeluang hehhe bener ga kak?
herka ratri
nggak kerasa, bentar lagi ending, setelah bendarah darah akhirnya cita bisa bahagia di tengah tengah orang orang yang menyayanginya.. ditunggu cerita selanjutnya mbak beb kanietha.. siapa ya kira kira?berharapnya sih cerita nando, karena di selalu lewat di cerita lain dengan kejombloannya.. : D
Baca Semua Ulasan
You Are My Heart

You Are My Heart

Bisa-bisa ia dideportasi seumur hidup. "Perhatikan sikapmu!" ucapnya dingin namun penuh penekanan. "Iya, iya ...," balas pria itu sambil mencebik kesal. "Pendeta Han, perkenalkan, namaku Cia Li. Aku bekerja sebagai Ahli Botani di perusahaan tuan Ling," ucapnya kemudian beralih menatap pendeta Han. Senyumnya tampak begitu cerah saat berbicara dengan pria tua idolanya itu.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai ciuman
Baca
+Pustaka
Ciuman Panas Sang Miliuner

Ciuman Panas Sang Miliuner

Lilian hanya bisa berdoa, semoga tidak ada kekacauan yang timbul nanti. Suasana rumah sangat sepi. Lilian hanya sendirian. Ji Mei sudah hampir satu minggu tidak pulang ke rumahnya. Wanita itu sedang kembali ke kampung halamannya yang berada di Guangdong dan mungkin akan kembali tiga atau empat hari lagi setelah ia melepas rindu pada kedua orang tuanya.
1010.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 374 kali sebagai ciuman
Baca
+Pustaka
Memar Termanis

Memar Termanis

tanya Celine dengan alis yang terangkat. “Tentu. Apa lagi, emangnya?” “Apa dia melihatmu?” “Iya,” pria itu tersenyum tipis, sedikit menyeringai. “Dia melihat saya dengan mata yang hampir keluar dari kepalanya.” Celine tertawa kecil, tangannya mengetuk pelan lengan pria itu. “Wah! Pesonamu nggak main-main, sayang.” Pria itu—Andreas Liu—mengalihkan pandangannya ke depan, menatap jalanan kota yang penuh lampu berkilauan.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai ciuman
Baca
+Pustaka
Tukar Tempat Dengan Kembaranku

Tukar Tempat Dengan Kembaranku

Bab 13 “Jadi nama mereka Lukman dan Tita, baru saja menikah beberapa waktu lalu." Halim menggeser layar demi layar yang berisi data dari Yanuar. Lelaki yang duduk di sampingnya itu tampak sibuk sekali mencari informasi dan bergantian menatap iPad dan laptop, sementara Halim hanya duduk dan menerima kiriman data saja. "Mereka pasutri baru dan baru saja mendaftarkan pernikahan di KUA. Sama-sama bekerja di perusahaan Grup keluarga Herlan."
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai ciuman
Baca
+Pustaka
SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA

SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA

Ia melambaikan tangannya ke arah pria bertopeng yang ada di sisinya. "Perkenalkan, ini adalah Penatua Han, pelindung pribadiku dari keluarga Han di provinsi Shuan. Seorang Kultivator yang sudah melampaui batas manusia biasa," ucap Wamal dengan nada bangga. "Jadi, Juliant, simpan gertakanmu. Satu jentikan jari Penatua Han cukup untuk menghapus nama Gervamu dari sejarah kota ini."
1012.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 297 kali sebagai ciuman
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status