Mata Elang
Tetapi setelah melihat kesungguhan Vanya yang tidak punya maksud apa-apa itu, Anthony baru mau menerimanya.
Mereka sudah sampai di kafe favorit Vanya yang menyediakan banyak menu, seperti minuman, roti, kue, es krim dan lain sebagainya.
Kali ini Vanya memesan kue stroberi, es krim vanila karamel, puding buah dan moca latte sebagai minumannya. Sedangkan Anthony hanya memesan cappucino.
“Echh Ton, aku baru ingat sesuatu. Tadi waktu di dalam gudang, aku mendengar Dodit dan temannya sedang membicarakanmu,”
Hot Chapters