Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Resep Rahasia Sang Pecundang

Resep Rahasia Sang Pecundang

Jangan menoleh ke belakang saat pergi. Setiap baris instruksi itu terasa seperti paku yang ditancapkan ke dalam keyakinannya. Persimpangan tiga jalan. Tengah malam. Jangan menoleh. Itu adalah semua elemen cerita horor murahan yang selalu ia tertawakan. Sekarang, itu adalah kenyataan yang harus ia jalani. “Tidak… kumohon…,” pintanya, suaranya pecah. “Ada cara lain, kan? Aku bisa memasak untuk orang miskin, untuk panti asuhan… itu kan lebih baik?”
1.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai contoh cerpen horor
Baca
+Pustaka
Pangeran Langit Mencari Cinta

Pangeran Langit Mencari Cinta

Aku pun melangkah memasuki ruangan. “Hentikan itu, jangan mengatakannya lagi. Kamu membuatku sakit perut.” “Kalau begitu, bagaimana jika aku ganti topik saja. Mau mendengar kisah horor?” “Horor? Tidak. Ini sudah malam. Kalau kamu menceritakan kisah horor, nanti aku tidak berani pulang sendirian.” “Justru itu hal yang bagus.” “Apa maksudmu?”
108.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai contoh cerpen horor
Baca
+Pustaka
Ketika Si Jenius Menjadi Tokoh Antagonis

Ketika Si Jenius Menjadi Tokoh Antagonis

Kami berada di dalam kamar yang ku tempati saat ini di sini. "Aku tidak memiliki buku cerita baru untukmu, bagaimana kalau kamu mendengar cerita horor?" "Baiklah." Zennofer duduk di kursi sedangkan diriku duduk di sisi kasur. Ia menunjukkan rasa penasarannya. *** Suatu hari, beberapa bis yang membawa murid satu sekolah, para guru dan staf sekolah. Bis-bis mengantarkan kami dan berhenti di tepi jalan dekat suatu hutan.
107.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196 kali sebagai contoh cerpen horor
Baca
+Pustaka
Sang Junjungan

Sang Junjungan

Aku bergerak mendekati sosok yang terlihat seperti Sumi, tetapi alangkah terkejutnya aku, saat sosok tersebut membalikkan badannya. Sosok wanita tersebut terlihat sangat mengerikan, dengan kepala pecah, sehingga otak yang berlumuran darah menghiasi wajahnya yang remuk tak berbentuk lagi. Aromanya anyir berbau busuk. Aku tersentak mundur ke belakang. Seumur-umur melihat makhluk halus, ya, baru kali ini. Biasanya hanya di film-film horor saja dan ternyata aslinya lebih mengerikan. Kaki terasa gemetar, sebisa mungkin aku membaca ayat-ayat suci karena terasa lidah kelu dan mulut susah terbuka.
108.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai contoh cerpen horor
Baca
+Pustaka
Pesugihan Nyi Kukun Peliharaan

Pesugihan Nyi Kukun Peliharaan

Hatinya bimbang, antara terus melaju atau berhenti karena rasa penasaran. Akhirnya berhenti juga Renata, keningnya dikerutkan. Ingin menoleh, melihat tempat ia jatuh tadi, tapi ada rasa merinding, berdiri bulu kuduk. Meski 90% dia tidak meyakini hal-hal mistis, tapi dalam situasi ini cukup membuat tengkuknya berdesir, seperti tiupan angin berembus sejuk. Dia ingat sebuah tayangan horor dengan judul ‘Jangan Melihat Ke Belakang.’ ‘Ah, bodo amat.’ Dengan seketika Renata membalik kepalanya, dia menoleh pada jalan yang telah dilaluinya. Jalan desa yang lurus, masih dominan tanah dan bebatuan.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai contoh cerpen horor
Baca
+Pustaka
Bisikan Tengah Malam

Bisikan Tengah Malam

Dia merayuku untuk bisa menyerahkan naskah film horor yang diperkirakan bakal fenomenal. "Lagi tren horor. Tusuk Jelangkung! Tusuk Konde Nenek Brewok! Setan Menstruasi Ngamuk di Puncak... ya, cerita film semacam itu!" Ungkap pria gendut keturunan India itu via telepon. "Tapi saya tidak pernah menulis naskah cerita horor," sahutku, sedikit bingung.
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai contoh cerpen horor
Baca
+Pustaka
My Psychopath Husband

My Psychopath Husband

Katanya, jika ruh jahat itu melihat seseorang bertabiat buruk, ia akan menariknya ke dalam pohon dan menyembunyikannya sampai orang itu mati kehabisan napas. Itu kisah yang mengerikan dan cukup ampuh untuk anak-anak nakal sepertiku menjaga perilaku semasa kecil. Aku menjadi takut pada kegelapan di sudut-sudut tak terjamah oleh cahaya, aku takut pada bayangan ranting pohon, dan bahkan, aku takut melihat awan mendung yang membentuk kepala monster kala hujan akan turun. Alih-alih takut akan dosa, cerita horor jauh lebih ampuh membuat efek jera bagaimanapun juga.
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai contoh cerpen horor
Baca
+Pustaka
Misteri Loteng

Misteri Loteng

Suara aneh dari loteng, suara tawa anak kecil dan kejadian kemarin yang membuat Yeri enggan mengingatnya. "Gue takut.." lirih Yeri. "Hhh..itu cuma halusinasi lo doang. Kan udah gue bilang berkali-kali ga usah baca cerita-cerita horror." Brak Yeri menggebrak meja makan dan bangkit dari duduknya. "Lo emang gak pernah percaya sama gue. Gak pernah" Yeri berlari menaiki tangga tanpa menghiraukan panggilan Jena untuk kembali ke meja makan
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai contoh cerpen horor
Baca
+Pustaka
Sweet Chaos

Sweet Chaos

Itulah kenapa selama ini Sena tidak pernah berjauhan dengan ponselnya saat tidur. Tidak ada trauma khusus. Memang dasarnya Sena saja yang penakut. Setiap kali selesai nonton film horor saja, Sena tidak akan mau tidur sendiri. Entah itu di kosan atau di rumah. Padahal Sena bukan tipe orang yang sensitif kalau berkaitan dengan hal-hal yang gaib. Yang katanya samping kosannya bekas rumah kosong karena keluarganya dibantai pun, Sena tidak pernah diganggu oleh makhluk halus. Tidak seperti temannya, yang beberapa kali melihat penampakan. Sena mendadak bergidik ngeri, teringat saat teman satu kosannya yang kesurupan. Dia mulai memejamkan mata dan tak mau memikirkan hal-hal yang membuatnya ketakutan
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai contoh cerpen horor
Baca
+Pustaka
PENDEKAR BUTA DARI LEMBAH HANTU

PENDEKAR BUTA DARI LEMBAH HANTU

Setiap hari, mereka berlatih, membangun kekuatan dan kebersamaan, menyatukan semangat untuk menghadapi ancaman yang belum mereka ketahui seberapa besar. Namun, pada malam ketiga, ketenangan desa pecah. Suara-suara aneh terdengar di sekitar hutan. Cahaya hitam berputar-putar di langit, seolah-olah mengundang sesuatu dari kegelapan. Para penduduk berkumpul dengan ketakutan, melihat fenomena tersebut dengan perasaan was-was. Tiba-tiba, dari bayang-bayang kegelapan, sosok bayangan hitam yang menyeramkan muncul di tengah desa. Makhluk itu memiliki mata merah menyala, dan suaranya terdengar seperti jeritan dari dunia lain.
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai contoh cerpen horor
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status