Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SALAH MASUK KAMAR CEO TAMPAN

SALAH MASUK KAMAR CEO TAMPAN

“Ish … Ihh!” “Hahaha … lucu banget ngambekmu.” Angela tertawa melihat ekspresi kesal Kalila yang sedari tadi menggerutu. Kalila mencoba menenangkan dirinya. Berlindung pada Allah dari godaan syetan yang terkutuk. Lantunan istighfar dan dzikir diucapkannya. “Astaghfirullah … Bismillahilladzi laayadhurru ma’asmihi syai’un fil ardhi w* laafissamaa’I w* huw*ssami’ul ‘aliim,” gumamnya.
9.8230.6K viewsCompletedAdded to Library 6.7K Times as contoh kalam
Show Reviews (33)
Read
+Library
dewie khusnita
syuka sekali dengan novel salah kamar ini, begitu menyentuh, genre romantis-romantis dibumbui dengan humor membuat para pembaca serasa da dikomedi tapi juga ada lucunya, jadi komplit deh, like it banget pokoknya
siti_maysaroh93
Ketika harus mengikhlaskan & melepas org yg dicintai untuk adiknya sendiri , sedih pasti tapi yakinlah skenario Allah itu lebih indah . Allah hadirkan laki-laki baik & tulus mencintai seutuhnya . sukaa banget sama cerita ini, cocok buat naikin imun para emak2 ... kalian wajib bgt baca ini ...
Read All Reviews
Ternoda sebelum Malam Pertama

Ternoda sebelum Malam Pertama

Sebab sedari tadi ia memang sedang menunggu sang ibu. "Mama? Apa kalian belum bertemu?" tanya Ghaza. "Huft." Ghaza meniup berat, menatap Kalila yang tergesa mengenakan khimarnya. Setelah ini PR terbesarnya adalah mengajarkan Islam dengan serius dan berkala. "Ya, nanti aku ceritakan, oke!" Kalila dengan cepat bangun lalu membuka pintu. "Waalaikum ... salam." Jawaban Kalila terputus.
1023.6K viewsCompletedAdded to Library 778 Times as contoh kalam
Read
+Library
Paku Emas di Kepala Istriku

Paku Emas di Kepala Istriku

"𝐾𝑎𝑙𝑎𝑢 𝑟𝑢𝑚𝑎ℎ 𝑙𝑎𝑚𝑎 𝑠𝑎𝑦𝑎 ... 𝑦𝑎 𝑑𝑖 𝑘𝑢𝑏𝑢𝑟𝑎𝑛, 𝑀𝑎𝑠. 𝐾𝑎𝑙𝑎𝑢 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑏𝑎𝑟𝑢, 𝑛𝑜ℎ 𝑑𝑖 𝑘𝑜𝑚𝑝𝑙𝑒𝑘." 𝐼𝑎 𝑠𝑒𝑘𝑒𝑡𝑖𝑘𝑎 𝑡𝑒𝑟𝑑𝑖𝑎𝑚 𝑑𝑎𝑛 𝑚𝑒𝑛𝑎𝑡�
102.3K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as contoh kalam
Read
+Library
Ayah Baru Pilihan si Kembar

Ayah Baru Pilihan si Kembar

tanya Kalisa dengan polos, menarik tangan kiri Jayden, dan meminta perhatian. Jayden menoleh ke arah putrinya, kemudian menunduk untuk melihat tulisan di buku yang dipegang Kalisa. "Sebutkan lima contoh hewan pemakan rumput?" baca Jayden dengan ekspresi wajah penuh penasaran. "Terus Dede jawabnya apa?" "Kambing, sapi, kucing..." jawab Kalisa bersemangat.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as contoh kalam
Read
+Library
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Ujian Terakhir: Satu Kalimat yang Harus Ditulis Untuk keluar dari Sela, mereka tidak bisa berjalan mundur. Mereka harus menulis satu kalimat tapi kalimat itu harus: Tidak menghapus keheningan, Tidak menghina sunyi, Dan tidak merusak ruang di antaranya. Kai mencoba: “Kami akan terus melawan.” → Kalimat itu menghilang, terlalu keras. Salma mencoba: “Kami akan diam.” → Kalimat itu tenggelam, terlalu patuh. Faris menggigil. Ia menulis:
2.6K viewsCompletedAdded to Library 84 Times as contoh kalam
Read
+Library
AKU YANG KAYA DIA YANG SOMBONG

AKU YANG KAYA DIA YANG SOMBONG

Klek Panggilan end. "Keknya tadi dia bilang 'assalamu'alaikum makmum' gitu lho, apa maksutnya coba. Ah bodo amatlah mending aku tidur aja udah malem juga.tapi..lagian kan besok minggu lho apa dia lupa ya? Kok ngingetin aku ke counter? Hah entahlah. 💞💞💞
1038.6K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as contoh kalam
Read
+Library
KUTUKAN LELUHUR

KUTUKAN LELUHUR

“AYA NAON SIH MANG, NYEURI HULU A*NG NENGGAR KACA YEUH! (ADA APA SIH MANG, SAKIT KEPALAKU TERBENTUR KACA TAHU! )” “LAMUN MANEH SIEUN, TURUN DIDIEU, KAJEUN URANG SORANGAN ANU KA KAMPUNG SEPUH, ULAH NGEREM NGADADAK ANU BISA NYIEUN CILAKA! (KALAU KAMU TAKUT, TURUN DISINI, BIAR AKU SENDIRI YANG KE KAMPUNG SEPUH, JANGAN NGEREM MENDADAK YANG BISA BIKIN CELAKA! )”
10126.4K viewsCompletedAdded to Library 3.5K Times as contoh kalam
Show Reviews (35)
Read
+Library
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
mizall works
weleh itu udah 70an aja gem vote nya, kirain bakal bisa nyalip ke nomor 1 dengan cepat wkwkwk. sukses terus kang berkarya. salam dari kami di batam main" atuh kesini mungkin bisa dapat referensi novel baru haha
Read All Reviews
Ayah Anakku Adalah Seorang Pewaris Kaya Raya

Ayah Anakku Adalah Seorang Pewaris Kaya Raya

“Hallo, salam dulu kek! Kamu ini, sudah Ibu ajarkan untuk ucapkan salam ketika di awal pembicaraan, tetap saja-” “Iya-iya Bu, Assalamu'alaikum, ada apa Bu?” sela Candra ketika Romlah mulai mengoceh tidak jelas. “Waalaikumsalam, kamu kemana aja toh Can? Dari semalam Ibu kepikiran terus, kamu gak pulang-pulang! Ada apa di luar? Kenapa sampai tidak ingat rumah hah!” sentak Romlah membuat Candra menghela nafasnya kasar.
104.1K viewsCompletedAdded to Library 107 Times as contoh kalam
Read
+Library
Hello, Nanny!

Hello, Nanny!

Bagaimana cara membuat kata-kata yang selaras, tidak lebay, dan tidak aneh? Sumpah ya. Satu di antara kelemahannya adalah pelajaran mengarang, menulis cerpen atau sejenis. Puisi mungkin hanya beberapa bait, tapi demi apapun sulitnya selangit. Saking konsennya membuat bait, Kael tidak sadar Rere melangkah masuk. Gadis itu sempat mengangkat alis melihat muka Kael yang berkerut dan tampak sangat serius. Dia terus berjalan melewati laki-laki itu menuju meja makan. Hari ini dia membawa bubur kacang hijau buatan nenek. Katanya buat si kembar.
1086.0K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as contoh kalam
Show Reviews (34)
Read
+Library
Eliyen Author
Bab-bab awalnya nendang banget! Komedinya lucu. Ceritanya warming buat heart-heart yang sedang galau sama hidup. Ini novel recommended banget dibaca sebelum kerja, istirahat kerja, pulang kerja, sebelum tidur. Interaksi Reyga-Kael-Kalla bikin senyum-senyum terus. ,,,^^
Yoshi Dwi Ramadani
hai kak beb, br baca cerita ini gegara liat chap terakhir ceritamu di hello, husband. semoga aku bisa nyelesain ini, penasaran Ama cerita Kalla n om Reyga hehe... awal chapter aja udah menarik hati,, semangat berkarya terus kak beb...<3
Read All Reviews
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

“Atau makamnya.” Mereka berjalan perlahan melewati jalanan kosong kota itu. Tidak ada manusia, tapi ada bekas kehidupan: cangkir di meja, pintu yang masih terbuka, lilin yang belum padam. Kael berhenti di depan dinding dengan ukiran kuno. “Tulisan lama…” gumamnya. “Ini bahasa Pracahaya.” Bara menatap ukiran itu, lalu membaca perlahan:
1.4K viewsCompletedAdded to Library 51 Times as contoh kalam
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status