Tak Ada yang Kedua
“Ibuku meninggal karena bunuh diri akibat depresi yang disebabkan oleh pembullyan di internet. Aku tak ingin mengikuti jejak yang sama seperti ibu. Kak, aku mohon, aku bahkan rela berlutut untukmu… kumohon, bantu aku…”
Saat kata-kata itu terucap, dia hendak membungkukkan tubuh untuk berlutut. Namun, Anto dengan sigap berdiri dan menahannya, lalu dengan sangat alami menariknya ke dalam pelukannya, melindunginya dengan penuh perhatian.
Wajahnya tampak suram, suara rendahnya terdengar seperti sedang memarahi, “Apa yang kau lakukan?”
Sikat na Kabanata