Istri Sah, sang Presdir Dingin
"Kata yang mana? Kata mati? Itu tidak mengerikan. Selalu ada yang akan mati, dan sekarang ada begitu banyak kecelakaan. Jika kamu jatuh cinta dengan seorang sampah, kamu akan mati di lautan api, dan bahkan tulang-tulangnya tidak akan ditemukan."
BRAK!
Angkasa menghantam meja, menakuti orang-orang di sekitarnya, dan wajah Angkasa tampak kusam. Di keluarga Wijaya, semua orang tahu bahwa kata api tidak boleh diucapkan. Itu adalah tabu untuk Angkasa.
Bi Euis dan Ethan tidak pernah berharap bahwa wanita ini akan menyentuh batas kesabaran Angkasa hanya pada hari pertama. Mata mereka melebar dan menatap Tasya, menunggunya diusir oleh Angkasa.
Hot Chapters