Malam Pertama Sang Istri Kontrak
“Aku pengen setiap kali aku buka mata, yang pertama aku liat tetap kamu. bukan karena aku takut kehilangan, tapi karena aku pengen inget terus kenapa aku berjuang.”
Arga menatapnya lama, lalu mengusap pipinya perlahan. “Kamu tau gak, Yah, aku dulu takut sekali ngelihat kamu nangis. tapi sekarang aku sadar, kalau kamu nangis di sini, di rumah ini, itu bukan karena sedih lagi, tapi karena kita berhasil bertahan.” Aisyah menunduk, menatap tangannya yang masih dipegang Arga. “Aku gak tau harus bilang apa, Mas. semua yang dulu berat tiba-tiba gak penting lagi.” Arga menghela napas panjang, menatap halaman kecil yang kini dipenuhi bunga hasil tanam mereka bertiga. “Mungkin karena kita udah gak nya
Hot Chapters