Crowned By The Moon
“A-aku takut-“
Tangannya mencengkram lemah selimut, ia tak menahannya lagi, seolah kini ia punya banyak tenaga untuk bicara.
Matanya kembali memanas, air matanya kembali tumpah, ia meluapkan semuanya, segala hal yang ia pendam dalam hati dan pikiran.
“Aku tak tahu apa yang sebenarnya terjadi, namun..”
Suaranya bergetar.
“Setiap melihat orang baru, aku selalu melihatnya, manusia serigala itu…”
Meskipun ucapannya tak jelas, Kael mengerti apa maksud dari ucapan Arcellia.
“..aku tak sanggup seperti ini, menyakitkan…”
Dengan ekspresi yang masih dingin Kael mencondongkan tubuhnya sedikit.
Sikat na Kabanata