Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Davira

Davira

"Ini!" Haikal meletakkan segelas air mineral di atas meja, "minumlah agar tenggorakanmu tidak kering lagi dan batukmu berhenti." titahnya yang di angguki Dava. Dava meraih segelas air mineral itu dan langsung menegguknya cepat. "Pelan-pelan Dav, nanti kau bisa tersedak." kata Haikal memperingati, namun terlambat sebab segelas air mineral itu sudah tandas di teguk Dava.
6.3K viewsCompletedAdded to Library 183 Times as daku
Read
+Library
Koma

Koma

Dari posisi sedekat itu ia bisa melihat jari-jari cowok itu penuh hansaplast dan mata panda yang terlihat jelas di kulit putihnya. Gadis dengan name tag Rimba buana itu terkejut dengan darah kental yang keluar dari lubang hidung cowok itu. Dengan sigap ia langsung mengulurkan sapu tangan yang selalu ia bawa. Cowok itu terlihat bingung dengan sikap tiba-tiba cewek asing dihadapanya. Rupanya dirinya tak sadar akan darah yang mulai mengucur deras hingga menetes ke layar hp-nya.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as daku
Read
+Library
Sangkur Pora

Sangkur Pora

tanya Audi ke Mas Adry. "Mas pesen kepiting lada hitam sama jus alpukat, Dind." Lagi-lagi Mas Adry memanggil Audi demikian. Apakah nama panjangnya juga ada Dinda? "Kirain mas dah lupa makanan favoritku," ujarnya jemawa. Seakan hendak memamerkan bahwa Mas Adry berada di bawah kendalinya.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as daku
Read
+Library
Kau Duakan Cintaku

Kau Duakan Cintaku

, jawab Renata. Bi Surti mengeluarkan 5 daster dari dalam plastik bening. " Bagus bagus dasternya non ", kata bi Surti kegirangan. Saat bi Surti mengeluarkan daster ada kertas tipis jatuh. Bi Surti memungut kertas itu, struk pembelian daster. Di struk tertera harga 2 juta rupiah untuk 5 daster yang bi Surti pegang.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as daku
Read
+Library
Dewa

Dewa

DI MANA? "Caca... kelak kakak akan membuatmu bisa cerdas dan pintar," cerocos Dewa sambil mengacak poni Dora Caca. Sekali lagi dia mengambil gambar wajah Caca dengan bigron rumah kardus. Cekreekk... "Cacaaaaa!!!!! Ambilkan Kak Intan air hangat sebaskom di dapur!" jerit Intan melengking keras ke gendang telinga dua insan itu. Caca pun lalu lari menuju dapur. Dewa mengikuti langkah anak kecil itu. Mendadak mata Dewa hampir saja dibuat coplok oleh tempat yang disebut sebagai dapur. Ruangan tersekat dengan karung yang disobek memanjang sebagai dinding dengan atap terpal biru, tiga batu diberdirikan sebagai tungku. Di sebelahnya ada ember yang terisi air jernih. Debu-debu berkeliaran di udara. Ka
9.97.7K viewsCompletedAdded to Library 246 Times as daku
Read
+Library
Kebangkitan Raja Iblis Leviathan

Kebangkitan Raja Iblis Leviathan

Haruskah ia membawa beberapa botol wine bersamanya? •••••••••••••••••••••••••••••••• Disisi lain, Abellard kini sedang berusaha menyelidiki kembali pola kemunculan Dungeon-dungeon yang terus bermunculan di wilayah Kekaisaran ini secara acak, menurut Ames, kemungkinan bahwa sebuah dungeon dengan ukuran raksasa akan muncul di kota Hange dalam waktu dekat, akan tetapi kemungkinan itu masih belum dapat dipastikan sepenuhnya.
104.6K viewsOn holdAdded to Library 123 Times as daku
Read
+Library
Duke, Aku Bukan Pengantin Boneka Lagi

Duke, Aku Bukan Pengantin Boneka Lagi

Setiap kali ia melihat senyum lepas Roselyn, rasa sesak dan panas kian menghujam ulu hatinya. ‘Padahal dulu kau tersenyum indah hanya padaku, Rose.’ Derrick menuangkan wine Utara yang keras ke dalam cawan, lalu menegguknya dalam satu tarikan napas. Ia merasa asing, terasingkan, dan hancur di tengah pesta. “Astaga, Duke. Kau bisa mabuk kalau minum seperti itu,” tutur Aira. "Entahlah. Aku tidak berselera untuk mengobrol.”
10799 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as daku
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status