ENAK, PAK DOSEN!
“Well, aku tahu. Lalu, apa hubungannya sama nyusu, Yang? Ayolah, mumpung Sagara gak nyusu lagi? Come on, aku mau, Yang. Uh, aku suka ASI. Bayi besarmu ini butuh asupan, boleh, ya?”
Kini, Damar terus merengek sambil menarik-narik ujung baju Diana, persis seperti anak kecil yang meminta permen.
Diana sendiri gemas dan jengkel. Tapi, ia tak memarahi Damar, melainkan memberi pengertian.
Hot Chapters