KARMA
Dila mengrenyitkan keningnya.
"Jangan pikirkan masa depan kamu kalau menikah dengan pengusaha sukses. Hidupmu! Masa depanmu, sudah jelas berada digenggaman tangan."
"Sudah jangan mendebat! Lusa mereka akan datang. Tidak ada bantahan! Lagipula sekarang kamu boleh menolak, Mama yakin setelah kamu bertemu dengannya, kamu yang tidak sabar untuk segera menikah dengan Lingga. Tahu kamu kenapa?" Dila hanya menggeleng. "Karena Lingga adalah pria idaman wanita, dan menantu idaman mertua," lanjutku.
Bab Populer