Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Unexpected Life

Unexpected Life

“Iya nyonya, sama—sama.” Nathan menarik nafasnya panjang. Satu bebannya telah terangkat, tinggal satu lagi. Segera ia cari nomor kontak Franky, papa dari Maria. Ia tekan, lalu direkatkan pada cuping telinganya. Nathan masih menunggu nada sambung. …………………… Talking to Maria’s dad! [Nathan: Halo tuan Franky,] [Franky: Ya halo, pak Nathan. Anda apa kabar?]
109.5K viewsOngoingAdded to Library 362 Times as dear nathan 3
Read
+Library
Pernikahan tidak selalu indah

Pernikahan tidak selalu indah

Ucap seorang laki-laki yang kebetulan lewat Nathan tidak peduli, masih diam tatapannya dingin sedikit penasaran terlihat di mata dingin itu, karena dia mendengar nama Diana di sebutkan laki-laki tadi Karena itu dia langsung membuka pintu mobilnya dan keluar Tatapan dinginnya membuat orang merasakan es pada musim panas terlalu dingin Semua orang diam saat melihat Nathan keluar tidak ada yang berani berbicara Tampilan Nathan adalah seorang laki-laki umur 21 tahun, tinggi, memakai baju jas berwarna coklat dengan dasi, sepatu, rambut hitam di sisir ke samping, tampan tetapi tatapannya terlalu dingin membuat semua orang takut untuk mendekatinya
1016.9K viewsCompletedAdded to Library 557 Times as dear nathan 3
Read
+Library
PARAMOUR

PARAMOUR

“HEY LEE!” Adam melempar sebuah kotak cincin berwarna bronze ke arah Nathan yang menangkapnya dengan sempurna. "Nice catch! Kau melupakan itu!” Nathan tersenyum. “Acaramu tidak akan berjalan tanpa itu!” “Thank You, Kim!” Nathan menggenggam erat kotak berwarna bronze di tangannya dan kembali berlari melewati pintu kaca yang terbuka. Samar ia mendengar teriakan sahabat baiknya itu dari kejauhan.
670 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as dear nathan 3
Read
+Library
Dulu Kau Permainkan Aku, Kini Aku Istri Sultan

Dulu Kau Permainkan Aku, Kini Aku Istri Sultan

Dia tidak sanggup merasakan detak jantungnya, karena setiap detak adalah bukti dosa-dosanya. "Kamu kenal Nathan, 'kan? Dia pemilik jantung di dalam dirimu. Dia mahasiswa tahun ketiga universitas itu. Dia suka bermain skateboard di kampus, bernyanyi dan menari, serta berteman. Dia ceria, setia, dan orang yang sangat baik. Tapi dia bukan murid yang baik dan selalu membuat guru-gurunya pusing." Kiana memperkenalkan Nathan pada Evan, mencoba menggunakan nada yang ringan, tetapi hatinya terasa berat.
9.7446.0K viewsCompletedAdded to Library 13.4K Times as dear nathan 3
Show Reviews (56)
Read
+Library
Adelia
izin promosi novel kak judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku.
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Read All Reviews
Atasan Kakakku Jadi Suamiku?!

Atasan Kakakku Jadi Suamiku?!

Bab 23 Masa Lalu Nathan Nathan meraih tangan Naira. "Kakakmu sudah dipindahkan. Aku antar kamu ketemu dia ya," ujar Nathan dengan lembut. Naira diam sejenak. Perlahan ia menoleh ke arah Nathan. Dengan mata yang masih terlihat sembab, wanita itu lantas berkata," Bolehkah aku minta satu keinginan?" Nathan mengangguk pelan. "Boleh."
1.4K viewsCompletedAdded to Library 56 Times as dear nathan 3
Read
+Library
Bertaruh Hati Demi Anak Tiri

Bertaruh Hati Demi Anak Tiri

Pun Nathan mengatakan jika dirinya sudah mendaftar ke Universitas ternama di Amerika. Nathalie menangis tanpa suara. Ia langsung memeluk sang kakak. Sedari kecil ia tidak pernah jauh dari Nathan. Nathan membalas pelukan sang adik. Keluarga akhirnya menghargai keputusan Nathan. Mau bagaimana lagi? Karena Nathan sudah mendaftar. Nathan melerai pelukan. Ia menghampiri Shreya. "Ma, maafin Abang, ya? Bukan Abang tega atau gak peduli sama Mama. Tapi, memang gelombang pendaftaran di sana sebar lagi tutup."
107.2K viewsCompletedAdded to Library 251 Times as dear nathan 3
Read
+Library
Wanita Sang Presdir

Wanita Sang Presdir

Angeline merangkul dan mencium pipi Rafael. Anak kecil itu menyeringai. Tangannya mengambil target yang tergeletak. Nathan menatap langit, "Hari ini cerah sekali. Mudah-mudahan minggu depan juga cerah." "Oh, betul juga. Giliran kita jadi tuan rumah gathering ya? Aku hampir lupa." "Kamu hanya perlu mengingatku, Baby Girl." Nathan tersenyum manis. "Gombal ih."
9.369.1K viewsOngoingAdded to Library 1.5K Times as dear nathan 3
Read
+Library
Mission of Coordinate

Mission of Coordinate

Nathan memiliki mata hazel, sedangkan Ethan memiliki mata abu-abu. Natashya menerima bunga yang dibawa Nathan. Lantas mencium aromanya. "Thanks Nathan. Lo juga keren." "Ah iya ngomong-ngomong lo ada waktu gak nanti malam?" Keenan masih berdiri mematung di samping Natashya. Ia memperhatikan percakapan mereka berdua. Nathan masih belum menyadari kehadiran sosok yang berdiri di sebelah gadis itu. ”Apa? Mereka mau jalan nanti malam? Ngajak di depan gue lagi,” batin Keenan.
107.6K viewsCompletedAdded to Library 152 Times as dear nathan 3
Read
+Library
Cinta kedua tuan Nathan

Cinta kedua tuan Nathan

Entah kenapa Nathan merasakan sesuatu yang ia yakini adalah perasaan iba pada wanita itu. Nathan bahkan tidak menyadari kehadiran Samantha yang sejak tadi memerhatikannya dari depan pintu kamar. “Sedang memikirkan apa?” tanya Samantha yang sedang berjalan ke arahnya kemudian duduk di samping anaknya. Pria berusia 35 tahun itu menoleh, tersenyum pada ibunya dan mencium pipinya sekilas. “Bukan apa-apa, Mom,” katanya.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as dear nathan 3
Read
+Library
Mainan Malam Sang Miliarder

Mainan Malam Sang Miliarder

Di balik jendela tinggi, matahari mulai turun, melukis langit London dengan semburat jingga. Nathan duduk di balik meja besar dari kayu mahoni, kedua sikunya bersandar dan jemarinya memijat pelipisnya pelan. Ia terlihat letih, tapi bukan hanya karena presentasi dan jadwal padat hari ini. Ponselnya—yang kini tergeletak di meja—telah menyala dan mati beberapa kali karena pesan dari Yara. ["Remote AC di mana?"]
1.5K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as dear nathan 3
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status