Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
CINTA DIAMBANG KEMATIAN

CINTA DIAMBANG KEMATIAN

Seolah menyuruhnya melupakan semua yang sudah terjadi. Tapi, bagaimana mungkin melupakan sesuatu yang terus menghantuinya. Setiap detik, setiap saat, ia merasa ada sesuatu yang tertinggal. Sesuatu yang menunggu untuk segera dia temukan. Malam itu, Rama duduk di ruang tamu. Lampu-lampu sengaja dimatikan. Kegelapan melingkupi ruangan hanya ditemani cahaya bulan yang samar menembus melalui jendela. Suara detik jam di dinding terasa lebih lambat dari biasanya, seolah waktu menahan napas bersama Rama. Di luar, angin malam menggoyangkan ranting-ranting pohon, menciptakan bayangan aneh di atas permukaan kaca.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as deathly stillness
Read
+Library
Mencintai Memori Terkelam

Mencintai Memori Terkelam

Keduanya menghela napas lega. Kenichi menghela napas panjang ketika meja kecil yang berisi makan malam untuk Seika yang lagi-lagi masih utuh tanpa tersentuh sedikitpun, ia melepaskan kacamata hitam dan memasukkan ke dalam jas lalu menajam pendengarannya, memastikan apakah Seika sudah tertidur atau tidak. Tidak ada suara apapun yang terdengar dari dalam ruangan.
105.4K viewsOngoingAdded to Library 124 Times as deathly stillness
Read
+Library
DEATH

DEATH

Basa-basi sebelum kematian terdengar seperti opsi yang buruk untuk dilakukan. “Kalian terlalu penakut untuk menjadi budakku.” Perlahan sosok yang menakutkan dan juga berwibawa itu bergerak ke arah mereka berdua. Mereka berdua tidak berusaha untuk melarikan. Mereka saling memandang satu sama lain dan saling memeluk satu sama lain dengan erat. Berpelukan bukan opsi yang buruk untuk menghadapi kematian yang ada didepan mata.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as deathly stillness
Read
+Library
The Deadly Wish

The Deadly Wish

Ben mengangguk sambil membuat tanda silang di dadanya dengan tatapan wajah yang sangat serius. "Semalam aku bermimpi bertemu dengan sosok yang aneh …," ungkap Adonis. "Hah! Aneh bagaimana maksudmu?" "Dan itu terasa sangat nyata!" ujarnya dengan mata yang menyala. "lalu kau tahu, matanya sangat aneh, seperti ada titik hitam ditengahnya, bibirnya juga seperti dijahit dengan kawat. Dan anehnya lagi, semalam tubuhku terasa kaku dan tak bisa digerakkan sama sekali."
102.8K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as deathly stillness
Read
+Library
Elegi

Elegi

Phoenix itu burung abadi, makhluk fana pun takkan percaya Phoenix bisa mati, tapi nyatanya, pertanggung jawaban atas dosa yang ditebar Asmodeus membawanya membusuk di neraka tingkat dua bersama sang raja neraka di bawah Lucifer. "Kau mengembalikan kidung kematiannya?" tanya Dewi Laksmi pada sepasang Dragon di hadapannya. "Ya. Lagipula sejak awal itu adalah miliknya," sahut Gulita. "Waktu kematiannya sudah dekat." Dewi Laksmi kembali memandang bumantara di mana Orion sama sekali tak terlihat. "Apa menurut kalian, Kitsune sanggup mengubah kemustahilan itu?" tanya Temaram.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as deathly stillness
Read
+Library
Lentera Kegelapan

Lentera Kegelapan

jeritan melengking keluar dari mulut Thomas bersamaan dengan jeritan Azazel. Tubuh Thomas seperti akan meledak, dimulai dari mulutnya yang mengeluarkan kabut hitam. Itu pasti Dia Azazel yang berusaha ingin mencoba keluar, tapi kekuatan Dark Matter terlalu kuat untuk dilawan. Dia pun kembali terhisap ke dalam tubuh Thomas. Tubuh Thomas lebih aneh lagi sekarang, tubuhnya tertekuk, seperti sebuah mainan yang kemudian memutar seperti spiral, kepalanya kini kebawah terlipat, kakinya pun sekarang seperti membungkus seluruh tubuhnya lalu dengan cara yang aneh tubuhnya mengeluarkan kegelapan yang amat pekat, kemudian menghilang begitu saja. "Selesai," kata Ares.
1016.7K viewsCompletedAdded to Library 384 Times as deathly stillness
Show Reviews (42)
Read
+Library
Jordi Onsu
awalnya iseng ngisi waktu buka aplikasi ini buat cari bacaan, terus lihat covernya menarik kayaknya. Pas dibaca ternyata bagus, rekomended banget. Ide ceritanya bagus, penyajiannya juga keren, alurnya gak mudah ketebak. Goodjob buat penulisnya, terima kasih sudah bikin karya sebagus ini yah.
Ummi Musyadah
saya kira di GN isinya cuma novel esex-esex tentang Ceo, perselingkuhan, dan scandal. Saya kira juga penulis di GN cuma bisa nulis cerita yang cerita yg esex-esex doang biar karya mereka laku. Eh taunya ada karya dan penulis yang seperti ini, berani melawan arus dan mampu menyajikan karya yang beda.
Read All Reviews
Unspeakable Time

Unspeakable Time

Dewa kematian. Dan misoginis parah. Saat matanya bertemu dengan milik Edward, tubuh Serish seketika menggelinjang panik. Dia tidak tahu sejak kapan suhu udara di sekitarnya berubah menjadi sangat dingin. Dia merasa sesak. Tidak, ini bukan sekedar perasaannya.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as deathly stillness
Read
+Library
THE DEAD WALK

THE DEAD WALK

Semua orang **terengah-engah**, menatap mayat yang kini tergeletak di antara mereka. **"Kita... kita menang?"** Rhea bertanya dengan suara gemetar. Aldric mencabut belatinya dari tengkorak zombie itu, **darah hitam menetes dari ujungnya.** Dia menatap ke arah yang lebih dalam dari laboratorium ini. **"Belum," katanya datar. "Kita baru masuk ke neraka yang lebih dalam."** **"Jadi… kita tetap masuk ke dalam?"** tanya Marco, napasnya masih tersengal.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as deathly stillness
Read
+Library
Tenggelam Dalam Keheningan yang Membunuhku

Tenggelam Dalam Keheningan yang Membunuhku

Adikku mengidap autisme. Para dokter menyebutnya "kelebihan rangsangan sensorik yang parah". Aturannya sederhana. Tidak boleh ada suara yang tiba tiba. Sama sekali tidak boleh. Jadi, sepanjang hidupku harus dijalani dalam keheningan. Aku tidak pernah memakai sepatu hak tinggi. Aku tidak pernah meninggikan suara. Aku bahkan tidak diizinkan tertawa. Semua itu demi mencegah adikku mengalami krisis emosi. Ayahku, Victor, kepala Keluarga Chaniago, sering menggenggam bahuku. Wajahnya dipenuhi rasa bersalah saat berkata, "Sera, kamu anak baik Ayah. Melindungi adikmu adalah tanggung jawab kita. Kamu sehat dan kuat. Kamu pasti bisa sedikit berkorban demi dia, bukan?" Hari itu, aku berada di teras lan
2.7K viewsCompletedAdded to Library 89 Times as deathly stillness
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status