Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SALQUEEN

SALQUEEN

“Salahkah bila 'ku mencinta Salahkah bila semua selalu tentangmu Izinkan agar 'ku sampaikan 'Ku tahu walau kau dengannya.” Queen memulai lirik dangan suara yang sangat lembut. “Haruskah terdiam Menahan semua rasa Inginnya kau dengar Apa yang 'ku rasa.” Stella menyambung ke lirik selanjutnya. Suaranya tak kalah bagus dari Queen.
1010.6K viewsCompletedAdded to Library 349 Times as delicate lirik
Read
+Library
Pulang Kampung Bawa Sultan

Pulang Kampung Bawa Sultan

Setelah pembukaan yang cukup rinci, dia mempersilakan sang penulis untuk bicara. Wanita bercadar itu membuka buku dengan gerak elegan. Lalu membaca beberapa penggal paragraf yang ada di dalamnya. “Rindu Aku masih melihat itu Saat kau berlari di dekat ombak yang memburu Aku masih melihat itu Gurat senyum manis di bibirmu Aku masih melihat itu Caramu menggodaku Itu… tak pernah hilang dari pandangan Entah berapa tahun telah berlalu
9.781.7K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as delicate lirik
Read
+Library
Maafkan Aku yang Telah Jatuh Cinta

Maafkan Aku yang Telah Jatuh Cinta

Membuat keduanya terkesiap, dan menoleh ke arah sumber suara itu. Ternyata, Leo. Dia mendekat, dengan bibir bergerak, menyuarakan lirik yang tepat, sesuai alunan musik Camelia. Hingga masih bisa kurangkul kalian Sosok yang mengaliri cawaran hidupku Bilakah kita menangis bersama tegar melawan tempaan semangatmu itu Oh jingga Hingga masih bisa kujangkau cahaya Senyum yang menyalakan hasrat diriku
4.4K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as delicate lirik
Read
+Library
Toxic Boss

Toxic Boss

tanya Abi sedikit memperlihatkan gurat kekesalan di wajahnya. "Apa maksud Anda? Oh … pasti karena aku bernyanyi ya? Suaraku merdu, bukan?” tanya Delina penuh percaya diri. Abi terlihat meneguk berat air liurnya kala melihat wanita di hadapannya itu hanya menggunakan handuk hotel yang menutupi tubuhnya. Delina tak sadar dengan hal itu, sampai akhirnya ia menatap Abi yang iris cokelatnya mengarah ke arah gundukan kembar miliknya.
1034.4K viewsCompletedAdded to Library 964 Times as delicate lirik
Read
+Library
Not Only as Soulmates, but as Life Partners, But...

Not Only as Soulmates, but as Life Partners, But...

CTO PT Delux Power ‘’ Jangan pernah menyanjung cinta, Bila tidak mengerti maknanya cinta, Satu terindah dalam dirimu, Kini ada di jiwaku, Ku inginkan cerita cinta, Terindah bagaikan dalam dongeng, Percintaan berhujankan rindu, Asmara kita akankah lama? Dalam hatiku terhibur, Bila senyum mahalmu merebak, Rasa resah singgah, Bila terjadi perang,
5.2K viewsCompletedAdded to Library 103 Times as delicate lirik
Read
+Library
Pembalasan Elegan Sang Mantan Istri

Pembalasan Elegan Sang Mantan Istri

Dada Linar perlahan menyesak mendengar lirik yang seolah perwakilan dari perasaannya terdalam . Tak banyak inginku, jangan kau ulangi Menyakiti aku sesuka kelakuanmu 🎶 Ku bukan manusia yang tidak berfikir Berulang kali kau lakukan itu padaku Jika cinta dia, jujurlah padaku🎶
8.727.4K viewsCompletedAdded to Library 822 Times as delicate lirik
Read
+Library
PHOSPENE

PHOSPENE

“salah, lo pantang menyerah juga ya, oke jadi gue kasih tahu jawabannya ya” “oke” dira terlihat pasrah, benar-benar pasrah kali ini. “jawabannya adalah Naik Delman. Karena ‘naik delman istimewa ku duduk dimuka’ hahaha” ragil tertawa “ya ampun gue gak kepikiran, iya yah hahaha” mereka tertawa bersama-sama. “Nah kan, lagian nih ya, gue gak abis pikir banget sama lirik itu, kenapa duduk dimuka coba gak sopan banget”
2.0K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as delicate lirik
Read
+Library
AKU HANYALAH SELIR

AKU HANYALAH SELIR

Dia tidak mencintai kamu dengan tulus. Aku tidak bersalah datang ke rumah Ema. Namun, hatiku tetap saja terkoyak membaca pesan yang dikirimkan dua orang itu. Terlebih, kalimat terakhir cukup membuat aku benar-benar merasa menjadi orang yang benar-benar nista sekali. Benarkah jika aku hanyalah selir?
1016.6K viewsOngoingAdded to Library 563 Times as delicate lirik
Read
+Library
Belahan Jiwa

Belahan Jiwa

Entah mengapa hatinya berdenyut oleh… sengatan cemburu? [Hmm… are you… ] Tristan sedang mengetik... [jealous?] ‘Sialan!’ Pikir Tiara, merasa tertangkap basah. ‘Mengapa dia seolah bisa membaca nada yang tersirat? Bagaimana aku harus menjawab ini?’ [What I am to you and what you are to me -Siapa aku bagi kamu dan siapa kamu bagi aku?] Itulah jawaban yang ia ketik pada akhirnya.
103.6K viewsCompletedAdded to Library 133 Times as delicate lirik
Read
+Library
Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Naira menatap Lira dengan tatapan tegas—seolah tahu waktu mereka hampir habis. “Cepatlah, Lira. Dunia sedang menunggu kalimat pertamamu.” Lira menggenggam pena cahaya yang muncul di udara, lalu menatap halaman emas di tangannya. Tangan kecilnya bergetar, tapi matanya tak lagi ragu. Dengan napas tertahan, ia menulis satu kalimat pertama yang keluar dari hatinya: “Tidak ada gerbang yang benar-benar tertutup bagi jiwa yang ingin pulang.”
101.3K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as delicate lirik
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status