Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Di Ambang Gila

Di Ambang Gila

Elara menyajikan masalahnya—keinginan untuk berbagi filosofi mereka dengan dunia tanpa mengorbankan jiwanya. Lena, melalui panggilan video dari Nexus, adalah yang pertama berbicara. "Aku mencintai ide jaringan jamur," katanya, tersenyum. "Nexus adalah milik kami. Aku tidak ingin menjadi seorang manajer cabang. Aku ingin menjadi seorang penjaga api."
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai demung janggala
Baca
+Pustaka
Dendam Wanita Terbuang

Dendam Wanita Terbuang

Apakah dunia akan kiamat? “Apa itu lucu?” tanya Elang. “Ya, itu cukup menggelikan. Seorang Elang Aderra, salah satu pewaris keluarga Chaebol Korea Selatan. Pria terkenal Playboy memiliki banyak kekasih, bahkan mantan playboy, tiba-tiba cemburu pada wanita yang asal-usulnya tidak jelas hanya karena wanita itu tertawa, dan tersenyum pada pria lain.” Wajah Elang terlihat kesal mendengar perkataan Anna yang mengatakan jika dia adalah pria playboy. Padahal dirinya mantan Playboy, bahkan semenjak di Indonesia dirinya tidak pernah berkencan dengan wanita manapun.
108.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 284 kali sebagai demung janggala
Baca
+Pustaka
Balas Dendam Si Janda Mandul

Balas Dendam Si Janda Mandul

"Ada apa? Tenangkan nafasmu itu dulu. Jangan berbicara seperti orang yang masih dikejar-kejar." "Nyonya Amera tuan, nyonya digigit simba." "Apa? Kenapa bisa begitu?" ucap Arlo panik dan langsung berlari menuju mobil untuk pulang. Jack berlari mengikuti Arlo. Jack mendapatkan kabar mommy Amera digigit simba dari Ambar yang memang bekerja sebagai asisten pribadi mommy Amera. "Mom, mom. Mommy dimana?" teriak Arlo saat dirinya sudah sampai di mansion.
108.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai demung janggala
Baca
+Pustaka
Dendam Sang Tumbal

Dendam Sang Tumbal

Tampak olehnya Jenggala manik dan Sendala berdiri di depan gerbang. Kedua iblis itu berusaha masuk, namun tidak bisa. Umar duduk bersila di tanah di ikuti oleh Soleh, Darmawan, Abdullah dan Faiz. Doa serta lantunan ayat-ayat suci yang mereka bisikkan berubah menjadi dengungan yang membuat kedua iblis itu meraung kemudian mengeluarkan cairan berbau busuk berwarna hijau pekat.
102.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai demung janggala
Baca
+Pustaka
Rumah Kosong di Dusun Angker

Rumah Kosong di Dusun Angker

ujar Jajang. "Selamat jalan, Jang! Semoga kamu berhasil menemukan Clara sebelum terlambat, untuk mencegah kehancuran yang lebih besar yang akan melkanda Dusun Sentani. Sekarang, berangkatlah!" kata Siti sambil tersenyum mengiringi kepergian Jajang yang lenyap di dalam portal dimensi. Benarkah Jajang akan keluar di masa depan untuk menolong Clara?
1012.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 443 kali sebagai demung janggala
Baca
+Pustaka
Kutunggu Jandamu

Kutunggu Jandamu

"Iya. Soalnya buah mangga itu sempat saya gulingkan sebentar ke tanah biar agak kotor sedikit. Setelahnya baru saya cuci jadi seolah baru dipetik. Hahhaha." "Ada-ada saja, ya, Pak." Kami tertawa bersama. Sekitar lima belas menit, jagung rebusnya sudah matang. Setelah ditiriskan lalu dimasukkan dalam kantong plastik. Taburan garam halus plus cabenya di bungkus pakai kulit jagung dan ditempatkan terpisah. Kusodorkan tiga lembar uang seratusan pada Bapak penjual itu dan aku pamit pulang.
1010.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 431 kali sebagai demung janggala
Baca
+Pustaka
Dendam Permaisuri yang Terbuang

Dendam Permaisuri yang Terbuang

Dia mengayunkan pedang ke udara, membacakan sebuah mantra penyegel. “Curug Sidangkrong ini akan tertutup bukit yang telah aku pasang penghalang, sebagai pemisah antara dunia manusia biasa dengan siluman. Tidak seharusnya bangsa lelembut menampakkan wujud seenaknya sendiri,” ujar Empu Jagat Trengginas. “Bukit Alang-alang, penghalang Curug Sidangkrong, tetap di sana Gendeng Sukmo, kau harus menyadari dan merenungi kesalahan,” harap Empu Jagat Trengginas.
1025.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 828 kali sebagai demung janggala
Baca
+Pustaka
Thai Qu Cing Si Anak Kotoran 2 [Penyembuh yang Terkutuk]

Thai Qu Cing Si Anak Kotoran 2 [Penyembuh yang Terkutuk]

​Di depannya, Jun Jung sedang berlutut hormat dengan kepala menunduk dalam, menghadap ke arah singgasana raksasa yang berada di atas undakan tangga batu hitam. ​"Yang Mulia Ba Jang," lapor Jun Jung dengan suara penuh puja. "Hamba telah membawa apa yang Anda perintahkan." ​Di atas singgasana itu, sosok yang dipanggil Ba Jang duduk dalam bayang-bayang. Ia bergerak perlahan, lalu berdiri dan melangkah turun. Saat sinar obor ruangan menerangi sosoknya, napas Cing Mu seolah ditarik paksa dari paru-parunya.
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai demung janggala
Baca
+Pustaka
Brajasena Sang Ksatria

Brajasena Sang Ksatria

Ketiganya berdiri dan membalas salam tersebut. “Ki Demang , Anda terlalu baik.” Tingkat Ilmu Kanuragan lawan sangat tinggi; dilihat dari auranya, dia setidaknya seharusnya berada di Ranah Langit . “Saya, Murdaka , seorang lelaki tua , berterima kasih kepada kalian, teman-teman muda, karena telah datang ke Kota Bhatang saya untuk membantu.” Murdaka mengepalkan tinjunya lagi, dengan sangat sopan.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai demung janggala
Baca
+Pustaka
KUTUKAN LELUHUR

KUTUKAN LELUHUR

BRAKK BRAKK BRAKK BRAAAAAAAKKK HAHAHAHAHA HAHAHAHAHA “GEUS LILA AING TEU GELUT JEUNG MAKHLUK JIGAH MANEH. (SUDAH LAMA AKU TIDAK BERKELAHI DENGAN MAKHLUK SEPERTIMU.)” “TERAKHIR AING JIGAH KIEU PAS AING TANDING JEUNG PARA MAKHLUK GUNUNG SEPUH. (TERAKHIR AKU SEPERTI INI KETIKA AKU TANDING DENGAN PARA MAKHLUK GUNUNG SEPUH.)” Kedua tangan dari si Beureum diangkatnya ke atas sehingga melebihi kepalanya. Lalu dengan cepat dia bantingkan lagi ke arah buta Jangjang yang kini terkapar di tanah dan tidak berdaya.
10126.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai demung janggala
Tampilkan Ulasan (35)
Baca
+Pustaka
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
mizall works
weleh itu udah 70an aja gem vote nya, kirain bakal bisa nyalip ke nomor 1 dengan cepat wkwkwk. sukses terus kang berkarya. salam dari kami di batam main" atuh kesini mungkin bisa dapat referensi novel baru haha
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status