Dewa
pinta Dewa.
"Horeee.... main bola... horeeeee..." Caca lari masuk ke tenda kardus dengan semangat yang membara.
Dewa merasa ada yang janggal dari hatinya. Terasa sakit, namun entah apa penyebabnya. Melihat Caca gembira, airmatanya malah cair. Ingin sekali dia mengajak Caca dan anak-anak lain main ke tempat yang lebih mengasyikkan ketimbang bola. Misalnya, taman anak-anak, arena komedian, Ancol, dan tempat-tempat rekreasi yang ramai. Ah... kapan itu, lusakah? Ibunya saja jarang mengajaknya pergi, kalau diminta uang ya harus jelas rincian penggunaannya, kalau tidak! Jangan harap ada yang tertransfer ke ATMnya. Dewa menarik napasnya dalam, lalu berjalan mendekati bangunan kardus itu. Intan meng
Bab Populer