Janji Setia
Nuwa tempelin ponselnya di depan wajah pelayan itu.
“Bukan namamu, tapi namamu.”
“Hei, sama saja itu, kau tahu tidak. Cari ribut kau, ya, kau pikir aku tak bisa bayar.” Masih marah, kemudian Dayyan datang melerai.
“Namamu.” Dia ketik di ponsel sendiri dan berhasiiil. “Namamu, Sayangku, bukan Wei Nuwa, tapi Namamu, ya, paham.” Dayyan menjelaskan dengan terang benderang.
Bab Populer