Raina
sambarku salah tingkah.
Perhatian mataku masih untuk Raka dan juga wanita yang berdiri di samping Raka. Sudah kubilang aku bukan ahli psikologi yang bisa membaca apa yang ada dipikiran orang lain lewat tatapan mata. Jadi, sekarang aku tidak tahu arti dari tatapan wanita itu yang mengarah untukku.
Kemudian wanita itu tertawa pelan, cih, sok anggun. "Aku Diandra," kata wanita itu memperkenalkan diri menyalami satu persatu dari mereka, lalu berhenti di depanku.
Hot Chapters