Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kode Prosa Aisha

Kode Prosa Aisha

“Oh, but I dont change that easily—tapi aku tidak mengubahnya semudah itu.” “Why not?” “Why dont we agree? I offer you a big win win solution—Kenapa kita tidak sepakat? Aku menawarkan solusi keuntungan bersama yang besar.” “I said the answer—Saya sudah katakan jawabannya.” “Hem, in that case. I cant draw apart of my big picture. How about we decide fairly—kakau begitu. Aku tidak bisa menarik kembali bagian dari gambar besarku. Bagaimana kalau kita putuskan dengan adil?”
9.82.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 76 Beses bilang disagrees
Read
+Library
Broken

Broken

tambah Vian. “Wah... ide bagus tuh, om. Maaf soal tadi, ya Reina. Gue mikir pendek soalnya, hehehe,” ujar Agus dan yang lainnya pun setuju. Namun, Reina tak bisa menyetujui hal itu. “Ta—tapi, om.... eh...” “Udah, kamu gak usah khawatir,” ujar Vian dan Reina hanya bisa mengangguk pasrah.
1013.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 272 Beses bilang disagrees
Read
+Library
DISENTUH TANPA CINTA

DISENTUH TANPA CINTA

cecar Beni dengan melipat kedua tangannya. "Kami tidak bertengkar." Ega mengelak cepat. "Hanya sempat terjadi kesalahpahaman sedikit. Setelah Bian menjelaskan dengan rinci, masalahnya clear. Kami baik-baik saja," tutur Ega yakin. "Boleh tahu apa yang membuat kalian salah paham?" Ega menarik napas panjang sebelum menjawab. "Saya mendapati calon istri saya tengah berduaan dengan dia," jujur Ega lirih.
1057.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.8K Beses bilang disagrees
Read
+Library
Menentang Dunia

Menentang Dunia

"Kenapa?" "Tubuhnya mengalami reaksi penolakan karena kultivasi sebelumnya berbanding terbalik dengan atribut Sisik Hati Naga sebelumnya. Aku tidak bisa mengeluarkan benda itu karena jika benda itu keluar maka dia akan tewas ditempat." Sahut Tabib Liu menjelaskan kondisi Zheng Li Yan.
104.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 112 Beses bilang disagrees
Read
+Library
UNPLACED

UNPLACED

Hanya terdengar semacam embusan yang dia tebak adalah helaan napas salah satu dari kedua orangtuanya. “Papa tuh terlalu memanjakan Vika.” Hati Vika berlarian-larian mendapati namanya disebut. Benar dugaannya kalau Papa dan Mama berdebat karenanya. Sewaktu pulang dari restoran piza tadi, kedua-duanya sudah tidak berbicara satu sama lain. Penyebabnya karena Mama menyampaikan kalau Vika sudah didaftarkan mengikuti kursus gimnastik. Dia tentu saja tidak mau dan merengek-rengek kepada Papa agar dibatalkan saja. Suasana makan yang seharusnya hangat penuh kekeluargaan berubah menjadi muram dan pemandangan wajah-wajah cemberut. Kakaknya, Divya menyikutnya penuh rasa kesal sepanjang perjalanan pulang
102.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 69 Beses bilang disagrees
Read
+Library
Pasangan Berbeda

Pasangan Berbeda

Kata pangeran berusaha tidak ikut emosi. "Tidak, aku baik justru kamu yang tidak baik." Jawabku asal dengan emosi kali ini aku benar-benar marah ditambah pula melihat runtutan peristiwa terpisah aku juga kecewa dengan alat itu. Aku jadi tahu sedikit tentang kesepakatan yang mereka buat, tanpa memperhitungkan perasaanku. Aku juga sedih. "Apasih!" Pangeran jadi ikut terpancing emosi.
3.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 121 Beses bilang disagrees
Read
+Library
BAD ANTAGONIST

BAD ANTAGONIST

gumamnya entah pada siapa. -Bad Antagonist-
2.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 91 Beses bilang disagrees
Read
+Library
Dilema

Dilema

~Dicky~ ***
106.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 201 Beses bilang disagrees
Read
+Library
PREV
123456
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status